Temu Alumni IPM Jawa Tengah: Menguatkan Ikatan, Meneguhkan Arah Baru IPM

PWMJATENG.COM, Kebumen – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah bersama Ikatan Alumni IPM–IRM Jawa Tengah sukses menggelar Temu Alumni pada Ahad, 1 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo). Selain sebagai ajang silaturahmi, acara ini menjadi ruang konsolidasi strategis bagi alumni untuk menyongsong Muktamar XXIV IPM yang akan terlaksana pada 5–8 Februari 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan.
Momentum Strategis Menuju Muktamar XXIV IPM
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Agenda diawali dengan pembukaan resmi, tilawah Al-Qur’an, serta menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars IPM versi awal. Setelah itu, para peserta mengikuti pembacaan Janji Pelajar Muhammadiyah. Rektor Unimugo dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah turut hadir memberikan sambutan selamat datang yang menginspirasi para peserta.
Membumikan Arah Baru IPM di Era Digital
Sebagai bagian dari ikhtiar intelektual, panitia menyelenggarakan diskusi panel bertema “Membumikan Arah Baru IPM”. Ketua Ikatan Alumni PW IPM–IRM Jawa Tengah, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar rutinitas. Beliau memandang silaturahmi ini sebagai momentum penting untuk mempererat ikatan alumni di Jawa Tengah.
“Silaturahmi ini menjadi wujud dukungan nyata alumni kepada IPM Jawa Tengah dalam menyukseskan Muktamar XXIV IPM di Makassar,” ungkap Prof. Sofyan. Ia juga menekankan bahwa alumni harus menjadi mitra kritis untuk memperkuat kaderisasi dan memperluas jejaring dakwah pelajar.
Penataan Organisasi dan Transformasi Kepemimpinan
Sementara itu, Sekretaris Ikatan Alumni IPM Jawa Tengah, Dr. Eny Winaryati, M.Pd., menyoroti pentingnya tata kelola alumni. Menurutnya, penataan alumni secara sistematis akan mendukung transformasi kepemimpinan yang sehat dan berkelanjutan. Eny juga mendorong alumni agar terus berkolaborasi dengan IPM dalam memajukan dakwah melalui pemanfaatan teknologi yang relevan.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. Ibnu Hasan, M.Ag., memuji posisi IPM sebagai organisasi otonom yang paling rapi. Namun, ia mengingatkan agar IPM jangan sampai kehilangan identitasnya sebagai organisasi pelajar yang berbasis keilmuan.
Sinergi Alumni untuk Dakwah Pelajar Berkemaunan
Diskusi yang dipandu oleh Ghanis Khoriunnisa ini menghadirkan narasumber berkompeten seperti Prof. Dr. Sofyan Anif, Dr. Eny Winaryati, Dr. Ibnu Hasan, hingga Khafid Sirotudin. Forum ini menghasilkan beragam gagasan dinamis mengenai penguatan kaderisasi dan sinergi antara alumni dengan pengurus aktif.
Kegiatan akhirnya ditutup dengan ramah tamah sebagai simbol komitmen bersama. Para alumni bertekad untuk terus menjaga silaturahmi dan membangun gerakan dakwah yang adaptif terhadap teknologi namun tetap berakar kuat pada nilai keilmuan.
Kontributor: Ilyas
Editor: Al-Afasy



