Tingkatkan Mutu Lulusan, FK UMS Teken MoU Tripartit dengan RS Pendidikan se-Solo Raya dan Ponorogo

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Program Studi Profesi Kedokteran Fakultas Kedokteran (FK UMS) terus berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Tripartit dan Rapat Komite Koordinasi Pendidikan (KOMKORDIK) di Hotel Mercure Solo, Rabu (21/1).
Sinergi tripartit ini melibatkan tiga pihak utama: FK UMS, RSUD Dokter Harjono Ponorogo sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama, serta berbagai Rumah Sakit Pendidikan jejaring/afiliasi.
Ketua Prodi Profesi Dokter FK UMS, dr. Danny Farida, Sp.PK., menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan ikhtiar untuk mengaktualisasikan visi misi fakultas dalam mewujudkan standar pendidikan kedokteran tingkat nasional maupun internasional.

“Kerja sama ini menjadi penyokong utama bagi mahasiswa profesi (koas) untuk mencapai target kompetensi selama dua tahun pendidikan lapangan, hingga mereka siap menghadapi ujian kompetensi dokter nasional,” jelas dr. Danny, Kamis (22/1).
Selain MoU, rapat KOMKORDIK menjadi agenda rutin untuk menyelaraskan arah gerak institusi pendidikan dengan pihak rumah sakit sebagai tempat praktik. Beberapa poin krusial yang dibahas meliputi:
- Kriteria Dosen Pendidik Klinis (Dokdiknis): Memastikan pembimbing lapangan memiliki kualifikasi yang sesuai.
- Student Safety & Manajemen Insiden: Perlindungan mahasiswa selama bertugas di lingkungan RS.
- Evaluasi Capaian: Peninjauan terhadap manajemen koas dan isu kesehatan global.

Melalui integrasi ini, FK UMS berharap kolaborasi tripartit tetap terjaga demi mencetak dokter yang tidak hanya mahir secara klinis, tetapi juga memiliki integritas profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan yang efektif bagi masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran dosen FK UMS, perwakilan RS Pendidikan jejaring, serta perwakilan Puskesmas se-Sukoharjo sebagai mitra pendidikan komunitas.
Kontributor: Affiq | Humas
Editor: Al-Afasy



