Terjunkan 464 Mahasiswa ke Boyolali, UNIMUS Lepas KKN PPM 2026 untuk Pemberdayaan Desa

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) secara resmi melepas 464 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Tahun 2026. Para mahasiswa ini akan mengabdikan diri selama satu bulan penuh, mulai 28 Januari hingga 26 Februari 2026, yang tersebar di wilayah Kabupaten Boyolali.
Sebanyak 464 mahasiswa tersebut berasal dari 14 program studi yang berbeda dan terbagi ke dalam 40 kelompok. Mereka akan ditempatkan di tiga kecamatan strategis, yakni Kecamatan Banyudono, Ngemplak, dan Nogosari.

Wakil Rektor I UNIMUS, Prof. Dr. Budi Santosa, M.Si.Med., dalam sambutannya menekankan bahwa KKN bukan sekadar formalitas akademik, melainkan wahana pembelajaran nyata untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
“KKN harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menghadirkan dampak positif. Dengan latar belakang keilmuan yang beragam—mulai dari kesehatan, teknologi pangan, hingga teknik dan sastra—mahasiswa diharapkan mampu berkolaborasi menyusun program terintegrasi yang benar-benar dibutuhkan desa,” ujar Prof. Budi.
Beliau juga berpesan agar mahasiswa menjaga etika dan menjunjung tinggi empati sosial selama berada di lokasi. “Jadilah tamu yang berkesan baik. Dengan sikap yang santun, nama UNIMUS akan selalu dikenang positif oleh masyarakat,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNIMUS, Prof. Dr. Purnomo, S.T., M.Eng., menitipkan para mahasiswa kepada pemerintah kecamatan dan desa setempat. Ia berharap bimbingan dari tokoh masyarakat dapat membantu mahasiswa membaur dan menjalankan program dengan optimal.
“Kami memohon arahan dari bapak/ibu di lokasi KKN agar kehadiran mahasiswa kami benar-benar memberikan manfaat. Mahasiswa diminta untuk menaati peraturan setempat dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan desa,” ungkap Prof. Purnomo.
Pelepasan ini menandai dimulainya langkah nyata UNIMUS dalam mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian, guna mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Boyolali.
Editor: Al-Afasy



