Berita

Tanggap Darurat: Muhammadiyah Wonokerto Dirikan Posko dan Dapur Umum di Rowoyoso

PWMJATENG.COM, WONOKERTO – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokerto bersama Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Rowoyoso bergerak cepat menangani dampak banjir Pekalongan dengan mendirikan Pos Pelayanan (Posyan) di Desa Rowoyoso, Rabu (21/1). Berpusat di Masjid Assyifa, posko ini difungsikan sebagai tempat pengungsian sekaligus dapur umum.

Komandan Tajudin, Ketua Posyan, menjelaskan bahwa dapur umum setiap harinya memproduksi sekitar 1.200 bungkus makanan yang didistribusikan untuk sarapan dan makan malam bagi warga di RT 23 hingga RT 27.

“Pos ini beroperasi sejak Ahad (19/1) sebagai bentuk kepedulian kami. Alhamdulillah, dukungan bahan makanan mengalir dari berbagai pihak, mulai dari Pemdes Rowoyoso, DPD PAN, hingga Lazismu Kabupaten Pekalongan,” ujar Tajudin.

Banjir yang menggenangi wilayah tersebut mencapai ketinggian 30 hingga 70 sentimeter. Data terkini menunjukkan terdapat 190 kepala keluarga terdampak, yang mencakup kelompok rentan seperti 40 balita dan 17 lansia.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, Agung Dwi Hanggoro, yang terjun langsung di dapur umum, berharap kehadiran pos ini dapat memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Divisi Program Lazismu Kabupaten Pekalongan, Miftahudin, mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi meringankan beban korban banjir. “Donasi dan bantuan dapat dikonfirmasi melalui layanan WhatsApp Lazismu Kabupaten Pekalongan di nomor 0815 2410 2000. Semoga solidaritas ini memperkuat saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” pungkasnya.

Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE