BeritaPWM Jateng

Orang Tua Wajib Tahu! Inovasi Sekolah Muhammadiyah Jateng Menuju SPMB 2026

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Tren Pendidikan Islam Berkemajuan semakin kuat di Jawa Tengah. Saat ini, Sekolah Muhammadiyah secara resmi memperkuat manajemen internal dan layanan profesional. Langkah ini bertujuan untuk memberikan kepastian kualitas bagi calon wali murid pada periode SPMB 2026.

Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen-PNF) PWM Jawa Tengah menggelar Capacity Building di Hotel Grasia Semarang pada Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyukseskan gelombang Penerimaan Murid Baru 2026/2027. Melalui acara ini, sekolah-sekolah di bawah naungan Muhammadiyah didorong untuk segera bertransformasi.

Dr. KH. Tafsir, M.Ag. memberikan sambutan strategi SPMB 2026 di acara Capacity Building Sekolah Muhammadiyah Jawa Tengah.

Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag., memberikan apresiasi penuh atas inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa peningkatan kemampuan kepala sekolah sangat krusial. “Kita harus terus meningkatkan kualitas Sekolah Muhammadiyah. Kekuatan kita terletak pada jumlah sekolah yang besar serta mutu yang konsisten,” ujar Kyai Tafsir saat memberikan sambutan.

Selanjutnya, Sekretaris PWM Jateng, Dodok Sartono, S.E., M.M., memaparkan strategi khusus untuk menyambut SPMB 2026. Ia memperkenalkan konsep Hybrid School sebagai standar baru. Konsep ini menggabungkan nilai-nilai ideologis organisasi dengan budaya kerja korporat yang profesional.

“Kita perlu menaikkan kelas sekolah kita menjadi Sekolah Premium. Konsep Hybrid School adalah jawabannya. Sekolah tetap memegang nilai Muhammadiyah, namun manajemennya harus modern dan maju layaknya perusahaan dunia,” jelas Dodok. Selain itu, ia menekankan pentingnya Pendaftaran Sekolah Swasta Jateng yang dikelola secara profesional untuk menarik minat masyarakat luas.

Dodok Sartono, S.E., M.M. memaparkan konsep Hybrid School dan Sekolah Premium untuk SPMB 2026 Sekolah Muhammadiyah.

Sementara itu, Sekretaris Dikdasmen-PNF PWM Jateng, Rohmat Suprapto, S.Ag., M.Si., menambahkan sisi teknis lainnya. Ia menjelaskan bahwa setiap sekolah wajib memenuhi Indikator Kinerja Utama (KPI) yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan pendaftaran siswa baru berjalan efektif.

Oleh karena itu, transformasi ini diharapkan menjadi magnet bagi wali murid. Dengan manajemen yang lebih segar, Sekolah Muhammadiyah optimis memenangkan persaingan pendidikan global. Persiapan matang sejak dini akan menjamin kesuksesan SPMB 2026 di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE