Siapkan Generasi Tangguh, Tim Penyuluh KUA Kedungtuban Beri Bimbingan Remaja di Ponpes At-Tajdid

PWMJATENG.COM, KEDUNGTUBAN – Masa remaja merupakan fase krusial dalam pembentukan identitas dan masa depan. Menyadari hal tersebut, Tim Penyuluh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kedungtuban menggelar Sosialisasi Bimbingan Remaja Usia Sekolah di Masjid Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid, Rabu (28/1).
Kegiatan ini dirancang untuk membekali para santri dengan kesiapan mental, spiritual, dan sosial. Melalui bimbingan ini, diharapkan para remaja memiliki landasan yang kuat dalam mengambil keputusan strategis demi masa depan yang lebih cerah.
Dalam paparannya, Tim Penyuluh KUA Kedungtuban menyoroti dua isu nasional yang sangat relevan bagi remaja: Pencegahan Stunting dan Bahaya Pernikahan Dini.
Penyuluh menekankan bahwa menjaga kesehatan sejak usia remaja adalah investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang sehat dan berkualitas. Di sisi lain, para santri diberikan edukasi mendalam mengenai risiko pernikahan dini, baik dari sisi medis, keterbatasan akses pendidikan, hingga ketidaksiapan psikologis yang sering kali memicu keretakan rumah tangga.
Selain aspek kesehatan dan hukum, materi motivasi mengenai pentingnya menuntut ilmu juga menjadi highlight dalam sosialisasi ini. Peserta diajak untuk fokus pada pengembangan diri dan menjadikan ilmu sebagai bekal utama dalam meningkatkan kualitas hidup serta pengabdian di masyarakat.
“Kegiatan berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari para santri. Kami berharap mereka memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai generasi penerus yang harus sehat, cerdas, dan berakhlak mulia,” ungkap salah satu tim penyuluh.
Melalui sinergi antara KUA Kedungtuban dan Ponpes At-Tajdid ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif di kalangan remaja untuk menjauhi perilaku berisiko dan lebih mengutamakan pendidikan sebagai jalan meraih cita-cita.
Kontributor: Tim Humas & IT Tajdid
Editor: Al-Afasy



