Berita

“Sekolah Boleh Megah, Tapi Jangan Megahi,” Pesan Mendikdasmen di Hari Bermuhammadiyah Purworejo

PWMJATENG.COM, PURWOREJO – Menghadiri agenda Hari Bermuhammadiyah Purworejo, Mendikdasmen Prof. Abdul Mu’ti memberikan tausiyah menyentuh tentang pentingnya membangun budaya sekolah yang aman di atas sekadar kemegahan fisik. Sebanyak 2.000 jamaah, simpatisan, hingga wali murid memadati SMK Muhammadiyah Purwodadi, Sabtu (24/1/2026).

Setelah meresmikan revitalisasi gedung, Prof. Abdul Mu’ti menyampaikan pesan mendalam dengan gaya komunikatif yang khas. Ia menggunakan Bahasa Jawa agar lebih dekat dengan masyarakat. “Sekolah boleh megah, tetapi jangan sampai megahi (membuat orang takut atau enggan mendekat). Sekolah harus memiliki daya tarik yang membuat orang ingin datang,” tuturnya yang disambut gelak tawa dan antusiasme jamaah.

Dalam tausiyahnya, Menteri merujuk pada Surat Al-Baqarah ayat 247 untuk mendefinisikan generasi unggul. Menurutnya, pendidikan tidak boleh hanya mengejar angka akademik, tetapi harus melahirkan sosok yang seimbang antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan kekuatan fisik. “Ini adalah konsep Al-Qur’an tentang ketangguhan diri dalam menghadapi tantangan zaman,” jelas beliau.

Menteri juga menitipkan pesan penting mengenai aktivitas dakwah. Ia mengajak warga persyarikatan untuk menempatkan gerakan amar ma’ruf nahi munkar pada konteks keilmuan yang benar. “Semua harus dilaksanakan dengan ilmu, hikmah, dan kebijaksanaan agar benar-benar membawa kemaslahatan, bukan justru perpecahan,” tegasnya.

Ketua PDM Purworejo, Drs. H. Pudjiono, menyambut hangat arahan tersebut. Pihaknya berkomitmen menjadikan fasilitas RPS Perhotelan yang baru diresmikan sebagai bagian dari Training Center—target Key Performance Indikator (KPI) PDM untuk menggerakkan kegiatan ekonomi dan dakwah di Purworejo.

Acara ditutup dengan testimoni dari para kepala sekolah penerima manfaat revitalisasi dan doa bersama, menandai tekad kuat Muhammadiyah untuk terus bersinergi dengan pemerintah pimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam mencerdaskan bangsa.

Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE