Satu-satunya dari Indonesia! Mahasiswa UMS Jadi Speaker di Konferensi Siber ‘Piala Dunia’ Riyadh & London

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Prestasi luar biasa kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di kancah teknologi global. Bayu Fedra (Fedra), mahasiswa Teknik Informatika FKI UMS, berhasil mencatatkan namanya sebagai satu-satunya pembicara (speaker) asal Indonesia dalam konferensi keamanan siber paling prestisius di dunia, Black Hat Middle East and Africa (MEA) di Riyadh, Arab Saudi, serta Black Hat Europe di London, Inggris.
Ajang Black Hat seringkali dijuluki sebagai “Piala Dunia” di bidang keamanan siber, tempat berkumpulnya para profesional, peneliti, hingga raksasa teknologi seperti Google Cloud, AWS, dan Starlink.

Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, Ph.D., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian Fedra. “Kami sangat bangga. Fedra dipanggil berbicara di Inggris dan Arab Saudi, negara dengan perkembangan industri siber yang sangat pesat. Ini adalah bentuk rekognisi internasional yang nyata bagi UMS,” tuturnya, Selasa (13/1).
Dekan FKI UMS, Dr. Endah Sudarmilah, M.Eng., turut menambahkan bahwa prestasi ini menjadi bukti kualitas pendidikan di fakultasnya mampu bersaing di level tertinggi. “Semoga ini menginspirasi mahasiswa lain bahwa kuliah di UMS bisa membawa kita ke level global,” ungkapnya.
Dalam forum bergengsi tersebut, Fedra mempresentasikan proyek riset terbarunya yang berfokus pada assessment keamanan IP Address. Inovasi ini menilai potensi risiko keamanan secara mendalam dengan metode yang relatif baru dan belum pernah dikembangkan sebelumnya.

“Black Hat adalah event nomor satu. Reputasinya sangat besar dan tidak mudah untuk lolos sebagai pembicara. Di Black Hat MEA, satu-satunya pembicara dari Indonesia hanya saya sendiri,” tegas Fedra. Konferensi di Riyadh tersebut dihadiri oleh puluhan ribu pengunjung dari berbagai belahan dunia.
Fedra berharap keikutsertaannya memperkuat branding internasional UMS dan menumbuhkan kepercayaan diri bagi mahasiswa Indonesia lainnya. “Saya ingin memotivasi teman-teman bahwa kita punya peluang yang sama untuk berkompetisi di event global, baik konferensi maupun kompetisi profesional,” pungkasnya.
Kontributor: Fika | Humas
Editor: Al-Afasy



