Jelang Ramadan 2026, Lazismu Kabupaten Tegal Gelar Safari Dakwah Zakat 3 Hari di 9 Titik

PWMJATENG.COM, TEGAL – Menyambut datangnya Ramadan 2026, Lazismu Kabupaten Tegal menggelar Safari Dakwah Zakat selama tiga hari berturut-turut, Rabu–Jumat (21–23 Januari 2026). Program ini menyasar sembilan lokasi strategis di Kabupaten Tegal sebagai upaya memperkuat literasi dan kesadaran masyarakat tentang zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Safari dakwah ini menghadirkan Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu Jawa Tengah, Ikhwanushoffa, sebagai pembicara utama. Dalam setiap sesi, ia menyampaikan edukasi mendalam mengenai urgensi zakat sebagai instrumen ibadah sekaligus solusi sosial untuk kemaslahatan umat, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.
Adapun sembilan titik pelaksanaan Safari Dakwah Zakat meliputi lingkungan PCM dan PCA Adiwerna, internal eksekutif Lazismu, Masjid Al Hikmah Pesarean, Masjid Banjaran, Masjid Al Istiqomah Sulang, Gedung Dakwah Dukuhturi, SD Muhammadiyah Slawi, hingga PCM Talang yang dipusatkan di SD Muhammadiyah Pacul.
Baca Juga: Pentingnya Filantropi Terintegrasi: Alasan Muhammadiyah Wajibkan Zakat Melalui Lembaga Resmi
Manajer Lazismu Kabupaten Tegal, Maulana, menjelaskan bahwa Safari Dakwah Zakat ini merupakan bagian dari strategi awal (pemanasan) menyongsong Ramadan, yang dikenal sebagai puncak ibadah maal umat Islam.
“Kami menilai literasi zakat di Kabupaten Tegal masih perlu diperkuat. Karena itu, kami menghadirkan narasumber yang kompeten agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh dan mendalam tentang ZIS,” ujar Maulana.
Ia menambahkan, melalui program ini Lazismu berharap masyarakat semakin mantap menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Lazismu Kabupaten Tegal agar pengelolaannya lebih terarah dan berdampak luas.

Program Safari Dakwah Zakat ini mendapat dukungan penuh (full support) dari jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) serta pimpinan cabang di Kabupaten Tegal. Menurut Maulana, dukungan tersebut menjadi penguat bahwa edukasi zakat merupakan kebutuhan penting hingga ke tingkat akar rumput.
Ke depan, Lazismu Kabupaten Tegal berkomitmen menjadikan Safari Dakwah sebagai agenda rutin, yang akan disinergikan dengan momentum besar lainnya seperti Safari Ramadan dan Safari Qurban.
Baca Juga: Pesan Ikhwanushoffa di Lazismu Tegal: Fokus pada Kebaikan, Abaikan Komentar Negatif
Menariknya, rangkaian Safari Dakwah Zakat berlangsung di tengah musim penghujan. Namun, kondisi cuaca tidak menyurutkan antusiasme warga Muhammadiyah. Jamaah tetap memadati lokasi kegiatan, baik saat hujan deras maupun gerimis.
Hal ini mendapat apresiasi langsung dari Ikhwanushoffa. “Di tengah musim hujan, antusiasme warga Muhammadiyah di tiga PCM Kabupaten Tegal tetap luar biasa. Ini menjadi sinyal positif bagi penguatan filantropi Islam di daerah,” ungkapnya.
Dengan semangat tersebut, Ikhwanushoffa optimistis penghimpunan ZIS Lazismu Kabupaten Tegal pada 2026 dapat melampaui target yang telah ditetapkan.
Kontributor: Rizky Maradona
Editor: Al-Afasy



