Roadshow Aksi Lingkungan Terpadu: Dari Sukabumi, Gerakan Energi Bersih Mengalir hingga Garut dan Bandung

PWMJATENG.COM, SUKABUMI — SD ’Aisyiyah Kota Sukabumi menjadi titik awal Roadshow Aksi Lingkungan Terpadu dalam rangka Gerakan Green Hero 1000 Cahaya yang digelar pada 27–30 November 2025. Inisiatif ini merupakan komitmen ’Aisyiyah dalam mendorong transisi energi bersih, edukasi lingkungan berkelanjutan, dan penguatan peran perempuan sebagai garda terdepan penjaga bumi.
Roadshow berlangsung di tiga lokasi: SD ’Aisyiyah Kota Sukabumi, Darul Arqam Muhammadiyah Garut, dan ’Aisyiyah Boarding School Bandung. Ketiganya menjadi ruang kolaborasi antara tim teknis, guru, siswa, dan jaringan perempuan ’Aisyiyah untuk memastikan keberlanjutan sistem solar panel yang selama ini dipasang di sekolah dan pesantren.
Program ini lahir dari evaluasi beberapa tahun terakhir, ketika sejumlah unit solar panel bekerja baik, namun sebagian lainnya memerlukan rehabilitasi. Karena itu, roadshow kali ini tidak hanya berfokus pada edukasi, tetapi juga pengecekan, perawatan, dan pengaktifan ulang panel surya yang sudah lama tidak berfungsi.
Rangkaian kegiatan di Sukabumi dibuka dengan edukasi lingkungan untuk 120 siswa SD ’Aisyiyah. Dicky Edwin Hendarto dari Mitra Hijau memberikan materi dengan pendekatan interaktif melalui permainan, diskusi, dan contoh sehari-hari mengenai energi ramah lingkungan.
Ia mengajak siswa memulai langkah kecil:
“Matikan lampu dan televisi saat tak digunakan. Gunakan air secukupnya. Kurangi sampah plastik. Tanam pohon,” pesannya.
Dicky juga memperkenalkan tren energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan air. Antusiasme siswa terlihat melalui pertanyaan dan cerita mereka tentang kebiasaan hemat energi di rumah.
Edukasi ini menegaskan tujuan roadshow: membangun kesadaran sejak dini bahwa merawat bumi adalah bagian dari ibadah.
Usai edukasi, agenda berlanjut pada momen penting: program Sedekah Energi berupa pemasangan solar panel di SD ’Aisyiyah Sukabumi. Program ini merupakan kolaborasi PDA ’Aisyiyah Sukabumi, Lazismu, 1000 Cahaya, dan GreenFaith Indonesia.
Spesifikasi panel yang dipasang:
- PV 200 Wp
- Hybrid Inverter 1000 VA / 800 Watt
- Battery Gel 12V 100Ah
Kepala Sekolah, Tanti Ramdhiyanti, mengungkapkan rasa syukur:
“Solar panel ini bukan hanya bentuk kepedulian lingkungan, tapi juga media belajar. Anak-anak bisa melihat langsung teknologi energi terbarukan.”
Sudarto, Wakil Direktur 1000 Cahaya, menegaskan urgensi transisi energi:
“Listrik kita masih banyak berasal dari batu bara. Solar panel membantu meminimalkan kerusakan itu.”
Sementara Rachmawan Budiarto dari Pusat Studi Energi UGM menambahkan:
“Kita mendapat cahaya setiap hari tanpa merusak lingkungan. Itu anugerah.”
Perwakilan GreenFaith Indonesia, Intan Mutikasari, menegaskan bahwa gerakan energi bersih ini merupakan bagian dari perjuangan moral dan spiritual untuk menciptakan keadilan iklim.
“Ini bukan hanya pemasangan panel surya, tetapi menyalakan lentera harapan bagi generasi berikutnya,” ujarnya.
Ia mendorong siswa untuk menjaga panel tersebut dan menabung untuk peningkatan kapasitas energi di masa depan, serta menekankan peran penting perempuan Aisyiyah sebagai penjaga bumi dari tingkat akar rumput.
Ketua PD ’Aisyiyah Kota Sukabumi, Amalia Nur Milla, yang juga LLHPB PWA Jawa Barat, menjelaskan bahwa program ini merupakan implementasi Aisyiyah Cinta Lingkungan dan pengembangan Green School. Dana Sedekah Energi berasal dari “Celengan Surgaku”, partisipasi wali murid, dukungan Lazismu, serta kolaborasi 1000 Cahaya dan GreenFaith.
“Solar panel ini bukan sekadar simbol. Ini tekad kita menjaga bumi. Dan anak-anak adalah harapan itu,” tegasnya.
Menjelang waktu Ashar, lampu dari solar panel yang baru dipasang menyala pertama kali. Anak-anak bersorak menyaksikan energi matahari berubah menjadi cahaya di sekolah mereka. Suasana haru ini menjadi pengingat bahwa transisi energi dapat tumbuh dari ruang kelas sederhana melalui tangan-tangan kecil yang belajar mencintai bumi.
Sukabumi hanyalah permulaan. Dari sini, gerakan energi bersih mengalir ke Garut dan Bandung, membawa harapan baru bagi masa depan energi berkelanjutan di lingkungan pendidikan ’Aisyiyah.
Program inisiatif Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah yang fokus pada penyelamatan lingkungan dan transisi menuju energi bersih, dengan target aksi di ranting, sekolah, pesantren, masjid, dan jaringan Green Hero ’Aisyiyah.
Bagian dari jaringan global GreenFaith yang menggerakkan komunitas agama dalam memperjuangkan keadilan iklim melalui aktivisme akar rumput, advokasi energi hijau, dan pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Narahubung
- Dinul: 0857-0103-5689
- Suko: 0815-1076-7004
Editor: Al-Afasy



