Respon Cepat Bencana, UNIMUS Terjunkan 9 Relawan Kesehatan dan Obat-obatan ke Aceh Tengah

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan memberangkatkan sembilan tenaga kesehatan (nakes) ke Aceh Tengah, Rabu (21/1). Pemberangkatan ini merupakan respon cepat kampus dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana di wilayah tersebut.
Tim relawan yang diterjunkan terdiri atas tenaga ahli multidisiplin, yaitu:
- 2 Dokter & 4 Perawat
- 1 Apoteker
- 1 Bidan
- 1 Ahli Gizi (sekaligus penanggung jawab logistik).

Rektor UNIMUS, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., dalam arahannya menekankan bahwa misi ini membawa marwah institusi dan nilai-nilai kemanusiaan Muhammadiyah. “Muhammadiyah akan terus hadir membantu sesama, baik bencana tersebut ditetapkan sebagai bencana nasional maupun tidak,” tegasnya.
Prof. Masrukhi juga mengungkapkan bahwa kontribusi Muhammadiyah dilakukan secara berkelanjutan. Saat ini, dana solidaritas nasional yang terhimpun melalui Lazismu telah mencapai sekitar Rp59 miliar dan ditargetkan menyentuh angka Rp70 miliar untuk mendukung pemulihan pascabencana di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Wakil Rektor III UNIMUS, Dr. Eny Winaryati, M.Pd., mengingatkan pentingnya akuntabilitas lapangan. Beliau meminta para relawan aktif melaporkan kondisi terkini di lokasi sebagai bentuk transparansi kepada publik dan donatur.

“Informasi berupa foto, video, dan laporan singkat dari lapangan sangat berarti bagi masyarakat dan donatur. Kami berharap tim dapat menjalankan tugas dengan prima dan kembali dalam keadaan sehat,” ujar Dr. Eny.
Selain personel, UNIMUS juga menyertakan bantuan obat-obatan dan sarana kesehatan pendukung. Kehadiran tim medis ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam pelayanan kesehatan dasar serta mempercepat proses pemulihan masyarakat Aceh Tengah sejalan dengan syiar Islam dan pengabdian Muhammadiyah.
Editor: Al-Afasy



