Ratusan Warga Kudus Berbondong-bondong Ikuti Gerakan Sholat Subuh Berjamaah

PWMJATENG.COM, KUDUS – Ratusan warga Desa Pasuruhan Lor berbondong-bondong mendatangi Masjid Darul Muttaqien kemarin Subuh. Mereka mengikuti Gerakan Sholat Subuh Berjamaah yang digagas Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pasuruhan.

Dalam acara itu, dihadiri sejumlah unsur desa. Mulai kades, tokoh masyarakat, ulama, bhabinkamtibmas, babinsa, dan lainnya. Untuk imamnya diisi Ustad Tamrin Ahmad. “Gerakan Sholat Subuh Berjamaah ini bukan kali pertama diselenggarakan. Hampir setiap Jumat kami menggelar acara ini, kata Ketua Takmir Masjid yang juga Pengurus PCM Pasuruhan Muslimin.

Menurutnya, gerakan ini merupakan salah satu cara untuk memakmurkan masjid. Di mana masjid harus menjadi pusat kegiatan keagamaan. Selain itu untuk mencari ilmu agama. “Acara kali ini cukup berbeda dari biasanya. Sebab, khusus Jumat ini, selain sholat Subuh bersama, digelar sejumlah avara. Seperti pengajian dan santunan,” jelasnya.

BACA JUGA  UMP akan Jadi Tuan Rumah PSM Seluruh Indonesia

Sekitar pukul 04.30, warga mengikuti Sholat Subuh Berjamaah. Kemudian pengajian yang diisi Ustad Tamrin Ahmad, dilanjutkan santunan bagi anak-annak dari warga kurang mampu.

Gerakan Sholat Subub Berjamaah ini juga cukup unik. Dari panitia menyediakan makanan yang bisa diambil senndiri jamaah yang hadir mengikutinya. “Kami berharap acara ini bisa berjalan rutin. Mengingat kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat,” ujarnya.

Ustad Tamrin Ahmad dalam kajiannya mengatakan, memakmurkan masjid itu sangat penting. Untuk itulah acara Gerakan sholat Subuh Berjamaah ini sangat bagus bagi perkembangan umat Islam di Desa Pasuruhan Lor.

Dia juga menyinggung tentang tujuh golongan yang dijamin masuk surga. Dimana salah satunya adalah remaja atau pemuda yang hatinya selalu di masjid alias pemuda yang selalu taat kepada perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. “Kebanyakan masjid sekarang hanya untuk sholat. Habis sholat biasanya dikunci rapat. Di masjid ini (Darul Muttaqien) bisa menunjukkan bahwa masjid tidak hanya untuk sholat, tapi juga kegiatan keagamaan,” ucapnya.

BACA JUGA  Pandemi, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Gelar Baksos

Masjid adalah simbol persatuan umat Islam. Untuk itu, sebagai umat Islam wajib memakmurkan masjid.

Dalam acara itu, meski acaranya diwaktu Subuh atau fajar, banyak anak-anak yang datang, mulai dari usia 6-14 tahun. (lil)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts