Ortom

Persiapkan Rakerpim, PW IPM Jateng Sowan ke Bupati Karanganyar

PWMJATENG.COM, Karanganyar – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah berkesempatan audiensi Bersama Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono M.M di kantor bupati Karanganyar; berkenaan dengan akan adanya Rapat Kerja Pimpinan di Tawangmangu karanganyar.

Rombongan PW IPM Jawa Tengah kurang lebih 8 orang yang dipimpin oleh sekretaris umum ditemani Ketua Bidang Perkaderan PD IPM Karanganyar. Dalam acara audiensi ini MT Hassan menyampaikan bahwa akan adanya kegiatan rapat kerja pimpinan (Rapim) PW IPM Jawa Tengah di salah satu villa Tawangmangu.

“Rapim ini diagendakan untuk mematangkan kembali konsep-konsep dan agenda-agenda strategis untuk menggembirakan dakwah pelajar 2 tahun ke depan; salah satunya adalah pengkawalan untuk pelajar se-Jawa Tengah; agar mampu mewujudkan cita-cita luhur bangsa khusunya di tahun 2045 yang di mana Indonesia memasuki usia ke-100 tahun,” ujarnya

Kemudian, dilanjutkan oleh Nur Ayu sebagai perwakilan PD IPM Karanganyar untuk menyampaikan bahwa PD IPM Karanganyar akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah yang ke-18 bertempat di MI Muhammadiyah Karanganyar.

“Musyawarah Daerah ini sebagai agenda untuk mengganti pimpinan, agar roda keorganisasian selalu berjalan dan pengkaderan subuh di tanah Karanganyar,” ucap Nur Ayu.

Baca juga, IKA FIKKES Unimus Mengadakan Rapat Kordinasi di Amanda Hills Bandungan

Setelah menyampaikan keperluan, Bupati Karanganyar yang juga sebagai kader Muhammadiyah ini menyarankan untuk diadakannya Dialog Poros Pelajar; sebagai agenda pemanasan sebelum adanya rapat kerja Pimpinan PW IPM Jawa Tengah. Di sana dibahas mengenai isu-isu kepelajaran mulai dari sekolah daring kembali diterapkan; loss of adab; efek pandemi atas pendidikan dll. Ia juga mempersilahkan acara ini untuk diadakan di rumah dinas Bupati Karanganyar.

“Sebelum diadakan rapim, saya usul adanya dialog pelajar, nanti bertempat di pendopo rumdin saja, temen-teman bawa badan nanti saya yang biayai. Pelajar ikut urun rembug didalamnya.” Ucap Pak Bupati.

Kami juga meminta wejangan, karena sesame kader Muhammadiyah untuk Muhammadiyah dan bangsa yang lebih baik. Beliau menyampaikan bahwa, “Kebaikan ini harus disistematisasi, kalau tidak dia akan kalah dengan keburukan; maka ikutlah kalian di organisasi non Persyarikatan Muhammadiyah agar bisa ikut mewarnai bangsa; sebagai mana trilogi keagamaan, yaitu kader persyarikatan; kader ummat; dan kader bangsa”

Kegiatan audiensi ini ditutup dengan sesi foto Bersama dan berbincang santai tentang Muhammadiyah dan kader-kader atau senior-senior yang sezaman dengan pak bupati.

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE