Berita

Perkuat Ketahanan Keluarga, PDA Kota Semarang Cetak 80 Mubalighot Digital

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Semarang melakukan terobosan besar dalam program pemberdayaan perempuan dengan melahirkan generasi mubalighot digital. Langkah inovatif ini diambil untuk memperkuat ketahanan keluarga serta menjaga spiritualitas masyarakat urban di tengah pesatnya arus digitalisasi.

Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) PDA Kota Semarang, Siti Kusniati, menegaskan pentingnya adaptasi dakwah dalam forum Sharing Divisi Mubalighot dan Pengajian (DMP) Jawa Tengah, Jumat (16/1). Menurutnya, tantangan sosial di 16 kecamatan di Semarang sangat beragam, sehingga diperlukan strategi dakwah urban yang fleksibel.

“Fokus utama kami adalah menyesuaikan kebutuhan masyarakat, mulai dari literasi agama di pusat kota hingga pendampingan sosial di wilayah pinggiran,” ujar Siti.

Sebanyak 80 mubalighot digital telah menyelesaikan pelatihan intensif untuk memproduksi konten kreatif. Mereka bertugas mengemas nilai-nilai Islam ke dalam format yang ramah ponsel pintar. Tujuannya agar pesan kebaikan dan edukasi keluarga bisa menembus ruang-ruang privat generasi muda dan keluarga modern melalui layar gawai.

Selain aspek spiritual, PDA Kota Semarang memberikan perhatian serius pada kemandirian ekonomi sebagai fondasi ketahanan keluarga. Melalui Mualaf Center ‘Aisyiyah (MCA), organisasi ini memberikan pendampingan wirausaha konkret, seperti budidaya jamur dan produksi susu kedelai.

Siti Kusniati meyakini bahwa kemandirian finansial bagi perempuan akan berdampak langsung pada stabilitas rumah tangga. Dengan ekonomi yang mapan, kualitas hidup dan keharmonisan keluarga akan lebih terjaga dari berbagai guncangan sosial. Sinergi antara teknologi dan program ekonomi ini diharapkan menjadi oase solusi bagi masyarakat di tengah industrialisasi Kota Semarang.

Kontributor: Indah Sunarni
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE