BeritaKabar Daerah

Pekemahan Hizbul Wathan di Pemalang: Anak Dilatih Tangguh, Mandiri, dan Bertanggung Jawab

PWMJATENG.COM, Surakarta – Suasana penuh semangat tampak di halaman Perguruan Muhammadiyah Belik, Pemalang, pada Jumat hingga Sabtu (29–30/8/2025). SD dan SMP Muhammadiyah Belik sukses menggelar Pekemahan Penerima Tamu Qobilah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan yang diikuti ratusan siswa-siswi. Kegiatan ini mengusung tema “Kerja Sama, Tanggung Jawab, dan Kemandirian” yang langsung menyentuh hati peserta maupun pembina.

Acara yang berlangsung dua hari itu bukan hanya memperkenalkan dunia kepanduan, tetapi juga membangun karakter tangguh pada anak-anak. Mereka belajar arti kebersamaan, disiplin, hingga pentingnya berdiri mandiri dalam menghadapi tantangan hidup.

Rangkaian kegiatan diawali dengan latihan baris-berbaris. Di bawah terik matahari, peserta tampak bersemangat menjalankan arahan pembina. Mereka belajar mendengar instruksi, bekerja sama, serta memikul tanggung jawab secara kelompok.

Selain itu, berbagai permainan kelompok dan simulasi survival di alam terbuka juga digelar. Kegiatan tersebut melatih fisik dan mental sekaligus menumbuhkan daya kritis anak. Mereka diajak menyusun strategi, menguji ketahanan diri, serta saling memberi dukungan saat menghadapi rintangan.

Pekemahan berlangsung di area Perguruan Muhammadiyah Belik yang luas. Udara segar dan pemandangan sekitar menambah semangat peserta. Tempat ini menjadi saksi bagaimana siswa-siswi belajar tentang nilai kerja sama dan tanggung jawab melalui pengalaman nyata.

Peserta terdiri atas murid SD Muhammadiyah Belik tingkat Atfal serta siswa SMP Muhammadiyah Belik tingkat Pengenal Hizbul Wathan. Para guru dan pembina turut mendampingi dengan penuh perhatian. Mereka memberi arahan, motivasi, dan pengalaman lapangan agar setiap kegiatan berjalan lancar.

Baca juga, Ikuti Pelatihan Reputasi Digital, PWM Jateng ‘Ditantang’ Gelar Pelatihan Serupa untuk Daerah

Gerakan Hizbul Wathan memiliki misi menanamkan nilai disiplin, keberanian, dan cinta tanah air yang berpadu dengan ajaran Islam. Melalui pekemahan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman kepanduan, tetapi juga pembekalan moral.

Setiap kegiatan dirancang agar peserta mendapat manfaat maksimal. Mulai dari latihan fisik hingga kegiatan bernuansa keagamaan seperti tadarus dan refleksi kelompok. Pada sesi tersebut, peserta diajak merenung, memperbaiki diri, serta berbagi pandangan tentang pentingnya tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Mereka juga menghadapi simulasi tantangan yang menguji strategi kelompok. Aktivitas ini bukan sekadar permainan, tetapi sarana belajar komunikasi, rasa saling menghargai, dan solidaritas.

Kepala SD Muhammadiyah Belik, Rohmawati, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada keterampilan fisik. “Kami ingin kegiatan ini menjadi lebih dari sekadar acara kepanduan. Anak-anak belajar kebersamaan, tanggung jawab, dan nilai kehidupan yang berguna sepanjang hayat. Inilah pendidikan karakter yang harus terus digalakkan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala SMP Muhammadiyah Belik, Imron Sukanto. Ia menekankan bahwa pekemahan ini bisa menjadi fondasi kuat bagi siswa. “Kami berharap anak-anak belajar menjadi pribadi mandiri, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan orang lain. Itu yang penting untuk membentuk generasi tangguh dan penuh empati,” katanya.

Kontributor : Ridwan Amal Rizki
Ass Editor : Ahmad; Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE