One Muhammadiyah: Gerakan UMS Dari Ranting Untuk Indonesia

PWMJATENG.COM, Klaten — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmen penguatan organisasi melalui semangat One Muhammadiyah. Pada hari ketiga Darul Arqam Pimpinan, Jumat (9/1), kegiatan dilaksanakan langsung di tingkat basis, yakni MTs Muhammadiyah PK Bayat, Ranting Krakitan, Klaten.
Pelaksanaan Darul Arqam di tingkat ranting menjadi wujud nyata kolaborasi lintas struktur, mulai dari Pimpinan Pusat hingga Pimpinan Ranting. Pendekatan ini memastikan bahwa visi besar Muhammadiyah tidak hanya berhenti di level universitas atau pimpinan atas, tetapi terinternalisasi hingga ke tingkat cabang dan ranting sebagai ujung tombak gerakan.
Dalam sesi materi, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, MA., membedah tema “Indonesia Berkemajuan: Rekonstruksi Kehidupan Kebangsaan yang Bermakna”. Ia menjelaskan bahwa kemajuan yang dimaksud Muhammadiyah adalah integrasi nilai Islam ke dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi secara dinamis.

“Muhammadiyah mengintegrasikan Islam dengan modernitas. Inilah yang melahirkan amal usaha sebagai kontribusi nyata bagi kedaulatan bangsa,” ujar Zakiyuddin.
Zakiyuddin juga menyoroti posisi Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat sipil (civil society) yang independen. Menurutnya, Muhammadiyah harus tetap menjadi jembatan aspirasi masyarakat dan menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan publik.
“Sebagai kekuatan utama masyarakat sipil, Muhammadiyah memiliki kapasitas untuk memengaruhi arah kebijakan politik dan kebangsaan menuju Indonesia yang lebih adil dan makmur,” tegasnya.
Kegiatan ini ditutup dengan semangat kebersamaan untuk terus menjadikan Muhammadiyah sebagai model gerakan pembaruan yang kokoh, terintegrasi, dan berdampak nyata bagi umat.
Kontributor: Roselia | Humas
Editor: Al-Afasy


