Nostalgia di Milad ke-43: Wamendikdasmen Sebut Pondok Shabran UMS Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) merayakan Milad ke-43 dengan istimewa. Hadir sebagai pembicara utama, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Fajar Riza Ul Haq, S.Hi., M.A., menyebut pondok ini sebagai wadah utama penempa pemimpin bangsa, Sabtu (10/1/2026).
Fajar, yang merupakan alumni angkatan 1998, mengaku bahagia bisa kembali “pulang” ke tempat ia memulai langkahnya sebagai mahasantri.
Mengawali materinya, Fajar menceritakan perjalanan kariernya yang kental dengan dunia aktivis, mulai dari IMM, BEM FAI, hingga BEM UMS. Ia menegaskan bahwa dinamika kehidupan selama dua dekade terakhir merupakan pengaruh besar dari tempaan di Pondok Shabran.

“Dua kelebihan menjadi aktivis dan pemimpin Muhammadiyah adalah cepat beradaptasi dan cepat belajar hal baru. Dua kunci inilah yang saya rasakan hingga sampai di titik sekarang,” ungkap Fajar. Meski latar belakang akademisnya tidak spesifik di dunia pendidikan, mentalitas pembelajar yang dibentuk di Shabran membuatnya mampu mengemban amanah di kementerian.
Lebih lanjut, Fajar menyoroti keberadaan alumni Pondok Shabran yang telah berdiaspora ke seluruh pelosok negeri, mulai dari pemerintahan daerah hingga pusat. Ia menekankan pentingnya mobilisasi modal sosial ini untuk menjadikan UMS sebagai institusi yang semakin besar.
“Alumni Shabran telah mengisi ruang-ruang strategis bangsa. Ini adalah bukti bahwa talenta-talenta hebat lahir dari sini,” tuturnya. Ia juga berharap kiprah para alumni dapat menjadi inspirasi bagi para mahasantri yang saat ini sedang menempuh pendidikan.
Sebagai penutup, Fajar Riza Ul Haq menegaskan rasa bangganya menjadi bagian dari keluarga besar Shabran. Ia memandang Pondok Hajjah Nuriyah Shabran sebagai rahim yang terus melahirkan kader-kader muda Muhammadiyah yang kompeten dan siap berkontribusi bagi Indonesia.
Kontributor: Affiq | Humas
Editor: Al-Afasy



