Menuju Digitalisasi, PCM Kebakkramat Transformasi Tata Kelola Keuangan AUM

PWMJATENG.COM, KARANGANYAR – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebakkramat terus melakukan langkah progresif dalam memperkuat profesionalisme organisasi. Bertempat di Solusi Training Center, Kamis (15/1), PCM Kebakkramat menggelar agenda strategis bertajuk “Paparan APBS/APBS-P dan Training Pembuatan Cashflow”.
Ketua PCM Kebakkramat, Paryono, menekankan bahwa perbaikan tata kelola keuangan adalah kelanjutan dari kesuksesan program pengajian ranting dan prestasi Lazismu sebelumnya. “Organisasi akan berjalan sehat jika kita semua memiliki semangat sami’na wa atho’na terhadap aturan dan pimpinan, terutama dalam hal administrasi,” tegasnya.

Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arief Babhier, mengingatkan bahwa AUM adalah milik persyarikatan secara utuh. Pengelolaannya harus didasarkan pada prinsip pengembangan dakwah. “Segala pendapatan harus dikelola untuk kebutuhan pengembangan dakwah. AUM adalah media perjuangan kita, bukan unit bisnis pribadi,” ujar Arief.
Sesi teknis yang dipandu oleh Warjoko (Sekretaris PCM Kebakkramat) membekali peserta dengan kemampuan menyusun laporan Neraca, Laba Rugi, hingga Arus Kas (Cashflow).

“Penggunaan metode Cashflow ini adalah langkah transisi penting sebelum nantinya seluruh AUM kita beralih sepenuhnya ke sistem software akuntansi digital,” jelas Warjoko. Dengan laporan yang standar dan bukti transaksi yang sah, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga transparan secara finansial.
Kontributor: Agus S
Editor: Al-Afasy



