Berita

Lazismu Purbalingga Targetkan Rp11 Miliar, Perkuat Inovasi Zakat Digital

PWMJATENG.COMPURBALINGGA – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Purbalingga menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp11 miliar pada tahun 2026. Target tersebut ditegaskan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lazismu Purbalingga yang digelar di Taman Wisata Pendidikan Purbasari, Kecamatan Padamara, Ahad (25/1/2026).

Rakerda ini menjadi momentum konsolidasi dan penguatan langkah strategis Lazismu Purbalingga dalam meningkatkan tata kelola kelembagaan, inovasi program, serta sinergi dakwah zakat, infaq, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) di seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM).

Acara dibuka oleh perwakilan Lazismu Wilayah Jawa Tengah, Ikhwanushoffa, yang menekankan pentingnya peran Kantor Layanan (KL) dan Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) sebagai ujung tombak dakwah filantropi Muhammadiyah di tingkat akar rumput.

Menurutnya, kepercayaan publik menjadi kunci utama dalam pengelolaan zakat. Oleh karena itu, Lazismu di semua tingkatan perlu memperkuat inovasi berbasis tata kelola yang profesional dan amanah.

Ikhwanushoffa memaparkan empat pilar inovasi yang harus diterapkan Lazismu. Pertama, inovasi keuangan dengan menegakkan prinsip transparansi dan akuntabilitas secara konsisten.

“Tidak boleh ada ruang bagi fraud. Pelaporan kepada donatur harus dilakukan secara rutin dan terbuka,” tegasnya di hadapan 46 perwakilan kantor layanan dan tamu undangan.

Kedua, inovasi sumber daya manusia, khususnya dengan penguatan tenaga eksekutif di bidang fundraising agar jangkauan dakwah Ziswaf semakin luas. Ketiga, inovasi program melalui penguatan program unggulan Kampung Berkemajuan yang disinergikan dengan seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Keempat, inovasi kebijakan, dengan menerapkan sistem keuangan satu atap sesuai dengan ketentuan PP Muhammadiyah.

“Tidak boleh ada penghimpunan dana yang berjalan sendiri-sendiri. Seluruh potensi zakat, infaq, dan sedekah Muhammadiyah harus dikelola melalui satu pintu, yaitu Lazismu,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PDM Purbalingga, Muakhar Abdu Salam, S.Pd.I., M.Si., mendorong percepatan digitalisasi penghimpunan zakat. Ia menilai kemudahan transaksi menjadi kebutuhan mendesak di tengah perubahan perilaku masyarakat yang semakin terbiasa dengan pembayaran non-tunai.

Muakhar bahkan mengusulkan kerja sama dengan Bank Jateng Syariah untuk memfasilitasi pembuatan kode QRIS bagi setiap kantor layanan Lazismu.

“Sekarang pedagang kaki lima saja sudah punya QRIS. Lazismu juga harus siap agar donatur semakin mudah menunaikan zakat dan sedekahnya,” ujarnya.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Purbalingga, Subur Harsono, S.Pd., menyampaikan optimisme bahwa target Rp11 miliar dapat dicapai. Ia menilai pertumbuhan Lazismu Purbalingga selama ini menunjukkan tren positif, baik dari sisi penghimpunan maupun penyaluran yang semakin transparan dan berdampak.

Keberadaan kantor layanan Lazismu di masjid-masjid dan AUM Muhammadiyah dinilai menjadi kekuatan utama dalam memperluas partisipasi umat.

Dana Ziswaf yang dihimpun Lazismu Purbalingga selama ini telah disalurkan untuk berbagai program sosial, antara lain layanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, serta bantuan kemanusiaan bagi masyarakat dhuafa di berbagai wilayah Kabupaten Purbalingga.

Rakerda Lazismu Purbalingga ditutup dengan penganugerahan penghargaan kepada 11 kantor layanan terbaik dalam sejumlah kategori, mulai dari manajemen administrasi, program kesehatan, hingga penghimpunan ZISKA terbaik. Penghargaan juga diberikan kepada donatur korporasi yang konsisten bersinergi dalam gerakan filantropi dan kemanusiaan bersama Muhammadiyah.

Kontributor: Rizky Maradona
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE