Keren! Aplikasi ANECMA Milik UMS Antarkan Puskesmas Gilingan Masuk 10 Besar Inovasi Daerah

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Program Studi Kesehatan Masyarakat (KESMAS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalin kolaborasi strategis dengan Puskesmas Gilingan. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat pencegahan anemia pada ibu hamil melalui pemanfaatan teknologi digital. Media utama yang mereka gunakan adalah aplikasi ANECMA (Anemia Electronic Monitoring and Assessment).
Aplikasi ANECMA hadir untuk membantu ibu hamil mengingat jadwal konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Selain fitur pengingat, aplikasi ini menyediakan informasi risiko anemia dan kebutuhan gizi selama kehamilan. Kehadiran teknologi ini menjadi solusi efektif atas rendahnya kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi TTD secara rutin setiap hari.

Rangkaian kegiatan pengabdian ini bermula dari lokakarya bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Gilingan. Tim KESMAS UMS memberikan pelatihan kepada bidan dan petugas gizi agar terampil mengoperasikan aplikasi tersebut. Selanjutnya, penggunaan ANECMA diintegrasikan ke dalam layanan Antenatal Care (ANC) bagi ibu hamil yang berisiko tinggi.
Tidak hanya di puskesmas, sosialisasi juga menyasar para suami di Aula Kelurahan Gilingan. Panitia membekali mereka dengan pemahaman tentang dukungan psikis dan fisik bagi istri yang sedang hamil. Peran suami sangat penting sebagai pendamping dalam memastikan aplikasi ANECMA terisi secara rutin setiap hari.
Menariknya, kolaborasi ini membawa dampak positif bagi reputasi daerah. Puskesmas Gilingan mengangkat pemanfaatan ANECMA dalam inovasi unggulan bernama BUNDA MILA (Ibu Hamil Aman, Sehat, dan Bahagia). Inovasi tersebut sukses masuk dalam nominasi 10 besar terbaik pada ajang Lomba Gelar Inovasi Perangkat Daerah Kota Surakarta 2025.
“Kami menggandeng Prodi KESMAS UMS karena ANECMA tidak hanya memantau anemia, tetapi juga status gizi secara komprehensif,” ungkap salah satu bidan Puskesmas Gilingan pada Kamis (15/1). Ia menekankan bahwa tantangan ke depan adalah konsistensi ibu hamil dalam mengisi data harian. Oleh karena itu, verifikasi data digital dengan kondisi nyata di lapangan akan terus diperkuat.
Kontributor: Affiq | Humas
Editor: Al-Afasy



