Khazanah Islam

Isra’ Mi’raj: Meneguhkan Kembali Ruh Spiritual dalam Pendidikan Modern

PWMJATENG.COM, Peristiwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar kisah perjalanan heroik Nabi Muhammad saw. dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha hingga Sidratul Murtaha. Lebih dari itu, ini adalah peristiwa pendidikan ilahiah yang sarat makna bagi pembangunan manusia. Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, nilai-nilai Isra’ Mi’raj sangat relevan untuk meneguhkan arah pendidikan agar tidak kehilangan ruh dan tujuan.

Isra’ Mi’raj mengajarkan bahwa pendidikan sejati tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pada pembentukan spiritual dan akhlak. Perintah shalat yang diterima Nabi menjadi simbol bahwa hubungan dengan Sang Pencipta (hablum minallah) adalah fondasi utama. Dalam konteks pendidikan, proses belajar seharusnya melahirkan pribadi yang sadar akan tanggung jawabnya kepada Tuhan, bukan sekadar manusia yang cakap secara akademik namun miskin makna.

Nabi Muhammad saw. dipersiapkan secara spiritual sebelum menerima perintah besar. Ini memberi pelajaran penting: Pendidikan memerlukan tahapan, kesabaran, dan pendampingan. Seorang pendidik bukan hanya penyampai ilmu (transfer of knowledge), tetapi pembimbing yang menghidupkan nilai-nilai karakter melalui keteladanan nyata.

Dunia pendidikan modern sering kali terjebak pada angka, peringkat, dan prestasi formal. Isra’ Mi’raj mengingatkan bahwa keberhasilan sejati adalah keseimbangan antara ilmu dan iman. Pendidikan yang terlepas dari nilai spiritual berisiko melahirkan generasi yang pintar tetapi kehilangan arah; cakap secara teknis namun miskin empati.

Momentum ini seharusnya menjadi refleksi bersama untuk kembali pada tujuan utama: membentuk manusia seutuhnya. Dengan menghidupkan nilai-nilai Isra’ Mi’raj dalam praktik sehari-hari, kita optimis dapat melahirkan generasi yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki kedalaman moral dan tanggung jawab sosial yang tinggi.

Kontributor: Dr. Cholisa Rosanti,M.Si
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE