Inovasi FKIP UMS: Tingkatkan Well-Being Siswa Lewat Game Tradisional

PWMJATENG.COM, Surakarta — Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan International Guest Lecture bertema “Promoting Student Well-Being Through Traditional Games in School Physical Education”, Senin (6/1).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini menghadirkan pakar dari Kanada, Dr. Tomas Febrian, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Tomas menekankan bahwa permainan tradisional bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan media strategis untuk membangun interaksi sosial, sportivitas, dan empati siswa.
“Permainan tradisional mendorong siswa aktif bergerak sekaligus menekan kecemasan. Ini selaras dengan program UNESCO 2030 yang menekankan pentingnya aktivitas fisik untuk kesehatan mental,” jelas Tomas, Rabu (7/1).

Ketua Prodi Pendidikan Jasmani FKIP UMS, Dr. Eko Sudarmanto, S.Pd., M.Or., menyatakan bahwa integrasi budaya lokal dalam kurikulum penjas adalah langkah nyata pelestarian identitas bangsa. Mahasiswa diharapkan mampu merancang model pembelajaran yang menyenangkan namun tetap berorientasi pada penguatan karakter.
Pendidikan jasmani diprediksi akan memiliki peran krusial di masa depan sebagai sarana belajar sosial-emosional. Melalui permainan tradisional, sekolah dapat menjawab tantangan pendidikan modern yang kini mulai menitikberatkan pada keseimbangan aspek kognitif dan kesehatan mental peserta didik.
Sinergi antara nilai lokal dan wawasan global dari kuliah tamu ini diharapkan memperkaya kompetensi dosen serta mahasiswa UMS dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif dan berkelanjutan.
Kontributor: Fika | Humas
Editor: Al-Afasy



