IMM Jateng & BRIDA Solo Sinergi Bangun Akademi Riset

PWMJATENG.COM, Surakarta — Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah resmi menjalin komunikasi strategis dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surakarta, Selasa (6/1). Pertemuan ini menjadi tonggak awal penguatan jejaring riset mahasiswa di tingkat daerah.
Sekretaris Bidang Ristek DPD IMM Jateng, Fika Annisa’ Sholihah, M.Arch., memaparkan bahwa IMM sedang menggagas Akademi Riset. Program ini lahir sebagai jawaban atas minimnya publikasi ilmiah dan akses sumber daya riset di kalangan mahasiswa.
“Kami ingin IMM menjadi basis lahirnya generasi akademisi yang mampu berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan. Melalui Riset Bootcamp, kami dorong kader hingga tingkat komisariat untuk melakukan penelitian yang berdampak,” ujar Fika, Jumat (9/1).

Sekretaris BRIDA Surakarta, Galuh Murya Widawati, S.P., menyambut baik inisiatif ini. BRIDA membuka lebar pintu kolaborasi bagi mahasiswa IMM, di antaranya:
- Kompetisi Riset S1: Sosialisasi akan dilakukan pada 4 Maret 2026 dengan juri pakar (termasuk dari UMS).
- Center of Excellence: Pelibatan mahasiswa dalam riset bertema “Asta Cita Presiden”.
- Magang & Riset Daerah: Pelibatan 25 mahasiswa pada Januari 2026 untuk membedah permasalahan pelayanan masyarakat di Solo.
Akses perizinan dan publikasi di Surakarta kini semakin mudah melalui aplikasi digital seperti e-Litbang, e-Journal, dan e-Riset. Hal ini sejalan dengan visi IMM untuk mendigitalisasi gerakan intelektual mahasiswa.
Audiensi ini melengkapi jejaring mitra Akademi Riset IMM yang sebelumnya telah menggandeng Perpustakaan UMS, Ma’arif Institute, dan Desamind. Diharapkan, riset yang dihasilkan kader IMM tidak hanya berakhir di perpustakaan, tetapi menjadi rekomendasi kebijakan bagi Wali Kota Surakarta.
Editor: Al-Afasy



