Gedung Day Care Lansia Aisyiyah Resmi Diluncurkan, Jadi Pusat Dakwah dan Kemandirian Ekonomi

PWMJATENG.COM, Cilacap – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Cilacap meresmikan Gedung Day Care Lansia Aisyiyah (DCLA) beserta unit usaha home stay dan kedai Aisyiyah di Jalan Laut No. 17, Cilacap, Sabtu (30/8/2025). Acara tersebut menjadi tonggak baru bagi Aisyiyah dalam pelayanan sosial sekaligus pemberdayaan ekonomi.
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah, Salmah Orbaniyah, hadir langsung untuk meluncurkan gedung tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur karena PDA Cilacap telah menerima wakaf berupa gedung lengkap dengan sarana pendukungnya.
“Wakaf gedung sudah komplit. PDA Cilacap tinggal gas pol untuk mengelola amanah ini dengan sebaik-baiknya. Pengelolaan harus dilakukan secara transparan dan akuntabel,” tegasnya.
Menurut Salmah, keberadaan home stay dan kedai Aisyiyah dapat menopang kebutuhan operasional Day Care Lansia yang diberikan secara gratis. “Karena pelayanannya tidak dipungut biaya, maka seluruh kebutuhannya harus dipenuhi mandiri melalui usaha yang dijalankan,” tambahnya. Ia menekankan, sifat Aisyiyah yang mandiri harus diwujudkan dengan mengelola amal usaha secara profesional agar dana yang dihasilkan mampu membiayai kebutuhan DCLA.
Gedung DCLA merupakan wakaf dari keluarga besar Dyah Suminar. Ia bercerita, rumah tersebut memiliki sejarah panjang dalam kehidupannya. “Ini rumah kami sejak kecil. Kami lahir, tumbuh, dan dewasa di sini. Setelah orang tua wafat, rumah ini kosong karena kami semua merantau,” ungkapnya.
Dyah kemudian mengajak seluruh keluarga untuk mewakafkan rumah tersebut kepada PDA Cilacap. “Semoga rumah ini terus bermanfaat, berkembang, dan bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujarnya penuh harap. Ia juga berharap gedung tersebut benar-benar menjadi pusat dakwah Aisyiyah di Cilacap.
Baca juga, Hukum Lalai hingga Mengakibatkan Meninggal Dunia dalam Perspektif Islam
Ketua PDA Cilacap, Rowakhidah, menjelaskan bahwa Day Care Lansia Aisyiyah lahir dari kepedulian terhadap para lansia. “Kami ingin para lansia tetap memiliki ruang untuk berkegiatan. Maka muncullah gagasan pelayanan lansia melalui Day Care Lansia Aisyiyah,” tuturnya.
Rowakhidah menambahkan, DCLA tidak hanya diperuntukkan bagi anggota Aisyiyah. “Aisyiyah itu inklusif. Siapa pun yang membutuhkan bisa datang ke sini. Bahkan, kami siap bekerja sama dengan program pemerintah,” jelasnya.

Day Care Lansia Aisyiyah memiliki struktur seperti sekolah nonformal dengan kepala sekolah, guru, dan kurikulum. Kegiatan utama meliputi pembinaan keagamaan, layanan kesehatan, olahraga, serta keterampilan. “Kami ingin bunda-bunda lansia merasa bahagia, bukan hanya sibuk dengan kajian,” ucap Rowakhidah.
Selain itu, home stay dan kedai Aisyiyah yang berada di bawah Majelis Ekonomi PDA Cilacap akan dikelola secara profesional untuk mendukung perkembangan ekonomi organisasi. “Unit usaha ini akan menambah operasional organisasi dan tetap dipantau Pimpinan Pusat selama menjadi binaan,” tambahnya.
Penasehat Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Cilacap, Ira Tanti Syamsul Auliya Rachman, memberikan apresiasi tinggi atas berdirinya DCLA. Menurutnya, program ini dapat menjadi wadah positif bagi para lansia.
“Day Care Lansia ini memberi ruang bagi Mbah Putri untuk tetap aktif, berkreasi, dan berinovasi. Mereka tidak hanya berkegiatan, tetapi juga dapat terus memberi kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, inisiatif yang dilakukan Dyah Suminar patut diapresiasi. “Kami bangga sekali. Sebagai penasehat GOW, saya sangat mengapresiasi launching Day Care Lansia Aisyiyah. GOW siap berkolaborasi dengan Aisyiyah dan Muhammadiyah,” pungkasnya.
Kontributor : Wasis
Ass Editor : Ahmad; Editor : M Taufiq Ulinuha