Evaluasi Lapangan PPDS Obgyn Unimus: Fokus Mutu & Kesehatan Ibu

PWMJATENG.COM, Semarang — Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) resmi menjalani evaluasi lapangan untuk usulan pembukaan Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS-1) Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), Jumat (9/1). Proses ini merupakan penjaminan mutu ketat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Rektor Unimus, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., menegaskan bahwa pemilihan prodi Obgyn adalah langkah strategis nasional. “Indonesia masih menghadapi tantangan tinggi terkait angka kematian ibu dan anak. Unimus berkomitmen menyiapkan program ini dengan standar mutu tertinggi sebagai bentuk pengabdian Muhammadiyah di bidang kesehatan,” jelasnya di Aula Rumah Sakit Unimus.

Tim evaluator yang dipimpin oleh Prof. Tjan (Chan) Basarudin menekankan bahwa meskipun pemerintah mendorong akselerasi jumlah dokter spesialis, aspek mutu tidak boleh dikorbankan. Beberapa poin krusial dalam evaluasi meliputi:
- Penjaminan Mutu: Standarisasi kompetensi lulusan.
- Aksesibilitas: Rekrutmen yang memprioritaskan daerah kekurangan dokter spesialis.
- Lingkungan Belajar: Menciptakan wahana pendidikan di rumah sakit yang bebas dari kekerasan.

Pembukaan prodi ini didampingi langsung oleh Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) dan didukung penuh oleh LLDIKTI Wilayah VI. Kepala LLDIKTI VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., menyatakan bahwa Unimus merupakan salah satu dari 16 perguruan tinggi unggul di Jawa Tengah yang memiliki kesiapan sarana prasarana medis yang mumpuni.
Hadirnya Prodi Spesialis Obgyn di Unimus diharapkan mampu memperkuat jejaring layanan kesehatan ibu dan anak di Jawa Tengah serta menjadi pusat kaderisasi dokter spesialis yang berakhlak mulia dan berkemajuan.
Editor: Al-Afasy



