Berita

Bangun Kemandirian, 2.380 Jamaah KBIHU Muhammadiyah Jateng Ikuti Manasik Massal

PWMJATENG.COM, BOYOLALI – Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) PWM Jawa Tengah sukses menggelar manasik haji bersama pada Sabtu-Ahad, 10-11 Januari 2026. Kegiatan kolosal ini menghadirkan 2.380 calon jamaah haji dari KBIHU Muhammadiyah ‘Aisyiyah se-Jawa Tengah. Para peserta memadati Asrama Haji Donohundan dan Edutorium UMS untuk mengikuti simulasi ibadah secara lengkap.

Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kemandirian jamaah dalam aspek ibadah, mental, dan kesehatan. Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. H. Ahmad Hasan Asy’ari Ulama’i, M.Ag., menegaskan bahwa jamaah harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi. “Kami ingin jamaah tidak bergantung pada pihak lain saat di Tanah Suci, terutama karena kebijakan Arab Saudi kini semakin menekankan aspek kesehatan,” jelasnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Tengah, H. Fitriyanto, S.Ag., M.Pd.I. Menurutnya, manasik haji oleh Muhammadiyah sangat membantu pemerintah. “Pemerintah hanya mengadakan lima kali manasik. Program LPHU ini sangat krusial dalam menyiapkan jamaah yang siap ibadah dan sehat,” ungkap Fitriyanto.

Meskipun hujan mengguyur selama prosesi praktik, para peserta tetap antusias mengikuti setiap tahap. Ketua LPHU PWM Jawa Tengah, Drs. H. Saidun, M.Ag., merasa bersyukur atas ketangguhan para jamaah. Ia menekankan bahwa manasik ini bukan sekadar ritual. Namun, jamaah juga belajar menghadapi dinamika di lapangan seperti persoalan transportasi dan manajemen waktu.

Senada dengan hal itu, Ketua LPHU PP Muhammadiyah, Dr. H. Muhammad Ziyad, MA, memberikan pesan menyentuh. Ia mengingatkan jamaah untuk menata niat semata-mata memenuhi panggilan Allah. Menurutnya, jika niat sudah kuat, maka Allah akan menjaga para jamaah dan memberikan ketenangan bagi keluarga di tanah air.

Selanjutnya, PWM Jawa Tengah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan agenda rutin ini. Penilaian akan mencakup sisi praktik ibadah hingga manajemen administrasi. Dengan persiapan yang matang ini, Muhammadiyah optimistis jamaah haji asal Jawa Tengah akan menjadi jamaah yang tertib dan mampu menjalankan haji sesuai tuntunan syariat.

Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE