Sudirman Said Jadi Pemateri, Baitul Arqam PDM Pekalongan Soroti Integritas Pemimpin

PWMJATENG.COM, YOGYAKARTA – Menghadirkan tokoh nasional, kegiatan Baitul Arqam Pimpinan AUM se-Kabupaten Pekalongan di Yogyakarta menekankan pentingnya menjaga “kewarasan” dan kejujuran dalam mengelola amal usaha Muhammadiyah. Agenda yang diprakarsai oleh MPKSDI PDM Kabupaten Pekalongan ini berlangsung pada Sabtu–Ahad (24–25/1/2026) di SM Tower Hotel.
Kegiatan bertema “Memantapkan Integritas Ideologis dan Profesionalisme” ini diikuti oleh 68 pimpinan dari sektor pendidikan, ekonomi (BTM), hingga kesehatan (RSI PKU Pekajangan). Ketua MPKSDI Kabupaten Pekalongan, Dr. Gigih Setianto, M.Pd.I., menyatakan bahwa penguatan kapasitas ini krusial agar AUM mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat di tengah tantangan zaman.

Ketua PDM Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Mulyono, memberikan pesan mendalam bagi para peserta. Ia menyebut para pimpinan AUM sebagai “orang-orang pilihan” yang hatinya selalu diuji oleh amanah persyarikatan. Menurutnya, pimpinan AUM harus menjadi “kurikulum hidup” melalui tiga karakter utama: kepemimpinan ideologis, profetik, dan keteladanan.
Rangkaian materi Baitul Arqam ini diisi oleh sederet pakar. Sudirman Said, Ak., M.B.A., memaparkan materi tentang Leading Change dan integritas, sementara Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan mengulas ideologi Muhammadiyah. Peserta juga dibekali materi Corporate Mindset oleh Pramudi Ringga Permana serta aspek Ilmu Amaliah oleh Dr. Azaki Khoirudin.

Tak hanya sesi teori, kegiatan ditutup dengan outbound capacity building yang difasilitasi oleh Tim Primer Excellent. Melalui sinergi antara penguatan spiritual dan kolaborasi tim, Baitul Arqam Pimpinan AUM ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang jujur saat sendiri, rendah hati saat ramai, dan selalu takut kepada Allah saat berkuasa.
Kontributor: Miftah | Humas
Editor: Al-Afasy



