Perkuat Identitas Bangsa, UMP dan Perpusnas RI Bedah Politik Bahasa Negara

PWMJATENG.COM, PURWOKERTO – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menggelar Seminar Nasional bertema “Program Prioritas Literasi Nasional dan Politik Bahasa Negara”, Senin (19/1). Acara yang berlangsung di Auditorium Ukhuwah Islamiyah UMP ini menghadirkan Kepala Perpusnas RI, Prof. E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D., sebagai pembicara utama.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama UMP, Saefurrohman, Ph.D., menegaskan pentingnya meluruskan pemaknaan politik bahasa di tengah masyarakat. Menurutnya, politik bahasa negara adalah strategi kebahasaan nasional untuk menjaga kedaulatan identitas, bukan berkaitan dengan politik praktis.

“Politik bahasa jangan diartikan sebagai politik praktis, melainkan strategi negara dalam menjaga dan mengembangkan Bahasa Indonesia di tengah arus globalisasi,” ujar Saefurrohman.
Ia juga menyoroti fenomena degradasi kesantunan berbahasa di kalangan generasi muda. Ia menekankan bahwa Bahasa Indonesia adalah warisan berharga yang memiliki struktur sederhana namun kaya makna, sehingga harus dijaga melalui literasi dan pendidikan karakter.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Perpusnas RI, Prof. E. Aminudin Aziz, memaparkan bahwa kesantunan berbahasa merupakan cerminan cara berpikir sebuah bangsa. Sebagai pakar tindak tutur bereputasi internasional, ia menilai bahasa adalah alat pembentuk peradaban.

“Bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi menunjukkan bagaimana sebuah bangsa menghargai lawan tutur. Strategi politik bahasa negara harus diarahkan untuk membentuk penutur yang santun, kritis, dan bertanggung jawab, terutama di ruang digital,” ungkap Prof. Aminudin.
Seminar ini diharapkan mampu memicu kesadaran akademis dan praktis bagi sivitas akademika UMP serta masyarakat luas untuk kembali mencintai dan menggunakan Bahasa Indonesia secara baik, benar, dan santun sebagai wujud kedaulatan negara.
Kontributor: Aga | Chy
Editor: Al-Afasy



