Berita

Melampaui Nalar Einstein, Waka ISMUBA SMP Muhammadiyah 5 Kandangan Bedah Keajaiban Isra’ Mi’raj

PWMJATENG.COM, KANDANGAN – Suasana khidmat menyelimuti Masjid SMP Muhammadiyah 5 Kandangan pada Senin (19/1). Ratusan siswa dan guru berkumpul memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan tema unik yang mengolaborasikan dimensi spiritualitas transendental dengan sains modern.

Penceramah utama sekaligus Wakil Kepala Sekolah bidang ISMUBA, Bapak Asmu’i, S.Pd., menyampaikan tausiyah yang menggugah nalar. Beliau mengajak jamaah merenungi hakikat perjalanan Nabi dengan komparasi intelektual Albert Einstein.

“Manusia modern sering menakar segala sesuatu dengan logika empiris dan hukum fisika. Namun, Isra’ Mi’raj menghancurkan semua batasan nalar itu dalam sekejap mata,” ujar Pak Asmu’i di hadapan siswa yang menyimak takzim.

Beliau menyinggung teori relativitas Einstein yang menetapkan kecepatan cahaya sebagai batas tertinggi di alam semesta. Pak Asmu’i menegaskan bahwa perjalanan ribuan kilometer hingga menembus tujuh lapis langit dalam sebagian kecil malam adalah demonstrasi mutlak dari Qudratullah (Kekuasaan Allah) yang tidak tunduk pada hukum alam.

“Ini bukan tentang kecanggihan teknologi Buraq, melainkan tentang siapa yang mengendalikan perjalanan itu. Ketika Allah berkehendak, hukum fisika ‘dilipat’ untuk kekasih-Nya. Di sinilah logika harus mengakui keterbatasannya di hadapan kebesaran Ilahi,” tambahnya.

Pendekatan ini berhasil menjembatani pola pikir siswa Generasi Z yang kritis dengan ajaran agama. Di akhir ceramahnya, beliau menarik kesimpulan bahwa jika Nabi mengalami Mi’raj secara fisik, maka umat Islam memiliki kesempatan melakukan “mi’raj rohani” melalui salat lima waktu.

“Salat adalah ‘teknologi spiritual’ yang dahsyat. Saat takbiratul ihram, jiwa kalian menembus batas duniawi untuk berkomunikasi langsung dengan Allah,” pungkas Pak Asmu’i menutup kegiatan yang diakhiri dengan doa bersama tersebut.

Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE