Berita

Bantu Pemulihan Pasien, Guru Besar UMS Kembangkan Inovasi Terapi Stroke Dini

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Umi Budi Rahayu, SSTFT., M.Kes., sebagai Guru Besar Bidang Kepakaran Fisioterapi Neuromuscular. Dalam pidatonya pada Senin (19/1), beliau menyoroti urgensi terapi stroke dini melalui strategi neurorestorasi untuk mengoptimalkan fungsi motorik pasien.

Umi menegaskan bahwa stroke merupakan masalah kesehatan global yang sangat serius. Penyakit ini menjadi penyebab utama kecacatan dan penyebab kematian kedua di dunia setelah penyakit jantung. Data WHO menunjukkan bahwa sebagian besar kasus merupakan stroke iskemik yang menyerang suplai darah ke otak. Jika tidak tertangani dalam hitungan menit, kerusakan saraf permanen dapat terjadi.

Sebagai solusi pemulihan, Umi memperkenalkan konsep neurorestorasi. Pendekatan ini fokus pada perbaikan jaringan saraf melalui mekanisme regenerasi alami tubuh. “Pembelajaran motorik berbasis latihan terstruktur mampu menghasilkan perubahan permanen pada kemampuan gerak pasien,” ungkapnya.

Proses terapi stroke ini memicu neuroplastisitas, yaitu kemampuan otak untuk membentuk koneksi saraf baru. Umi menyarankan agar intervensi ini dilakukan segera, yakni 1–2 hari setelah serangan stroke jika kondisi pasien stabil. Intervensi dini terbukti memperkuat protein BDNF yang berperan besar dalam perbaikan fungsi saraf dan memori.

Sebagai Dekan FIK UMS, Umi tidak hanya berhenti pada teori. Ia telah menyusun panduan intervensi sistematis dalam buku berjudul Fisioterapi Pasca Stroke: Pendekatan Pembelajaran Motorik. Selain itu, ia bersama tim menciptakan inovasi alat bernama Personal Balance Feedback (PBF).

Alat PBF merupakan perangkat portabel untuk mendeteksi sekaligus melatih keseimbangan pasien. Alat ini bekerja dengan memberikan umpan balik (feedback) secara real-time melalui monitor saat pasien berdiri. PBF telah mendapatkan sertifikat paten dan terbukti memiliki akurasi sangat tinggi dalam uji klinis di berbagai rumah sakit.

Melalui riset dan teknologi ini, Umi berharap dunia fisioterapi UMS dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia ingin hasil inovasinya benar-benar membantu pasien stroke kembali mandiri dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Kontributor: Fika | Humas
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE