Berita

PDM Wonosobo Tetapkan 5 Instruksi Strategis 2026: Dari KMM hingga Belanja Berjamaah

PWMJATENG.COM, WONOSOBO – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo menyelenggarakan Konsolidasi Organisasi PCM dan PCA se-Kabupaten Wonosobo di Aula Gedung Dakwah Kertek, Ahad (18/1/2026). Forum ini menjadi wadah penyelarasan visi untuk menurunkan 5 Program Prioritas Jawa Tengah ke tingkat lokal.

Ketua PDM Wonosobo, Drs. H. Bambang WEN, MM, menekankan lima poin utama yang menjadi acuan gerak persyarikatan tahun 2026:

  1. Optimalisasi Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM): Target jumlah mubaligh minimal dua kali jumlah ranting melalui Sekolah Tabligh.
  2. Penguatan CRM (Cabang Ranting Masjid): Memastikan masjid dikelola dengan manajemen modern sebagai pusat pembinaan jamaah.
  3. Muhammadiyah Maju Profesional dan Modern (MPM): Mewajibkan seluruh PCM memiliki kantor fisik dan tenaga admin yang menguasai teknologi informasi (IT).
  4. Penyehatan AUM: Menjamin seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (Pendidikan, Kesehatan, Sosial) sehat secara finansial, fisik, dan administrasi.
  5. Belanja Berjamaah: Mengelola ekosistem keuangan AUM agar kebutuhan logistik (seragam, ATK, dll) dibeli melalui jaringan bisnis internal Muhammadiyah.

“Jika Cabang dan Ranting mati, maka gerakan Muhammadiyah mati. Tahun 2026 adalah tahun penguatan fondasi agar AUM dan organisasi benar-benar sehat serta mandiri,” tegas Bambang WEN.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua PCM Kertek, Muhammad Ridho AR, SE, yang memaparkan rencana pembangunan SMA Muhammadiyah Kertek sebagai bagian dari dakwah berkemajuan di wilayah tersebut.

Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE