MI Muhammadiyah Alfatakh Ngemplak Gelar Sosialisasi Asesmen Madrasah, Tekankan Kejujuran!

PWMJATENG.COM, KANDANGAN – Pendidikan merupakan tanggung jawab kolektif antara lembaga pendidikan, siswa, dan orang tua. Menyadari pentingnya kolaborasi tersebut, MI Muhammadiyah Alfatakh Ngemplak menggelar pertemuan strategis bersama wali siswa kelas akhir pada Sabtu (17/1/2026). Pertemuan ini difokuskan pada sosialisasi pelaksanaan Asesmen Madrasah (AM) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata untuk menyamakan persepsi dan memperkuat strategi pendampingan siswa di rumah. Madrasah memandang bahwa kesuksesan akademis harus berjalan beriringan dengan kesiapan mental serta penguatan karakter.
Kepala MI Muhammadiyah Alfatakh Ngemplak menekankan bahwa Asesmen Madrasah bukan sekadar instrumen untuk mengukur capaian kognitif. Lebih dari itu, AM dan TKA merupakan pintu gerbang bagi siswa untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan bekal kompetensi mumpuni. “Kita perlu menyamakan frekuensi agar peran orang tua di rumah dapat menjaga stabilitas emosional anak,” ujarnya.
Dalam sesi tersebut, pihak madrasah menjelaskan rincian jadwal, mekanisme ujian digital, hingga indikator kelulusan. Salah satu poin krusial adalah strategi “Belajar dengan Bahagia”. Orang tua diajak menciptakan lingkungan rumah yang kondusif melalui pengaturan waktu yang seimbang, komunikasi dialogis, serta penguatan nutrisi dan spiritual.
Pihak kurikulum juga menegaskan komitmen madrasah untuk menjunjung tinggi kejujuran. Nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan ujian ini. “Kami ingin anak-anak lulus dengan nilai tinggi melalui cara yang jujur, karena kejujuran adalah karakter seumur hidup,” tambahnya.
Pertemuan diakhiri dengan diskusi interaktif yang menunjukkan dukungan penuh dari para orang tua. Sinergi yang kuat antara madrasah dan rumah diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul berprestasi, tetapi juga memiliki akhlakul karimah yang kokoh menghadapi tantangan zaman.
Editor: Al-Afasy



