BeritaKabar Daerah

Meriah! Karnaval HUT ke-80 RI di Desa Bucu Paduan Budaya, Kesehatan, dan UMKM

PWMJATENG.COM, Jepara – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Desa Bucu, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Karnaval rakyat yang dipusatkan di Lapangan Gilimulyo pada Sabtu (16/8/2025) itu mengangkat tema “Promosi Kesehatan untuk Rakyat” sebagai bentuk kepedulian pada kesejahteraan masyarakat.

Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi untuk menyaksikan pawai budaya. Sebanyak 25 RT dari lima RW turut serta menampilkan berbagai atraksi. Parade kostum bertema nasionalisme, kesehatan, dan kreasi lokal memikat perhatian penonton. Suasana penuh keceriaan membuat Lapangan Gilimulyo dipenuhi kekompakan antarwarga.

Selain parade, puluhan pelaku UMKM juga ikut meramaikan acara melalui program “UMKM Naik Kelas”. Mereka menampilkan produk unggulan mulai dari kerajinan hingga kuliner khas desa. Salah satu yang menjadi primadona adalah Getuk Bulat. Jajanan tradisional itu laris manis diburu pengunjung, terutama kalangan ibu rumah tangga yang ingin bernostalgia dengan cita rasa lokal.

Pihak panitia tak hanya menghadirkan hiburan dan pameran UMKM, tetapi juga mewujudkan komitmen pada promosi kesehatan. Panitia bekerja sama dengan RS PKU ’Aisyiyah Jepara untuk menyediakan layanan pengobatan gratis.

Tim medis yang dipimpin dr. Maulana hadir sejak pagi. Mereka memberikan pemeriksaan kesehatan, konsultasi, dan pemberian obat secara cuma-cuma. Tidak berhenti di situ, tim medis juga membagikan “Biskuit Cahaya”, produk gizi dari Aisyiyah Wilayah Jawa Tengah, yang diperuntukkan bagi anak-anak, balita, lansia, serta masyarakat umum.

Selain RS PKU, dukungan juga datang dari Puskesmas Kembang yang membuka layanan kesehatan tambahan. Palang Merah Indonesia (PMI) ikut hadir, sementara sejumlah perusahaan swasta berpartisipasi lewat program tanggung jawab sosial (CSR). Indomie, misalnya, turut menyokong kegiatan ini. Pemerintah Desa Bucu pun menggelar pasar beras murah sebagai upaya membantu warga memenuhi kebutuhan pokok.

Baca juga, Dodok Sartono: Kunci Reputasi Organisasi Ada pada Kejujuran dan Integritas

Camat Kembang bersama istri turut menghadiri acara. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan kekompakan warga Desa Bucu dalam menyelenggarakan perayaan yang tidak hanya meriah tetapi juga penuh manfaat.

“Saya sangat bangga dengan semangat warga Bucu. Acara ini menunjukkan bahwa peringatan HUT RI bisa dipadukan dengan kepedulian sosial,” ujarnya. Ia juga memohon maaf karena tidak bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan akibat harus menghadiri agenda lain di hari yang sama.

Petinggi Desa Bucu, Mustaqim, menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga pola hidup bersih dan sehat. Ia menyinggung sejumlah penyakit yang masih menjadi perhatian di wilayah tersebut.

“DBD, ISPA, dan HIV/AIDS masih menjadi tantangan bagi kita. Penyakit itu bisa dicegah dengan kesadaran hidup bersih dan perilaku sehat sehari-hari,” ucap Mustaqim.

Di penghujung acara, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Jepara, Umi Kulsum, secara simbolis menyerahkan bantuan Biskuit Cahaya kepada Pemerintah Desa Bucu. Menurutnya, bantuan itu diharapkan dapat mendukung upaya penurunan angka stunting di kalangan balita sekaligus meningkatkan gizi masyarakat.

“Biskuit Cahaya bukan hanya sekadar makanan tambahan, tetapi bagian dari ikhtiar bersama untuk menciptakan generasi sehat dan berkualitas. Kami berharap kerja sama dengan Desa Bucu terus berlanjut, tidak hanya di momen peringatan HUT RI, tetapi juga dalam program-program sosial lainnya,” tutur Umi Kulsum.

Kontributor : Dina Setyaningsih
Ass Editor : Ahmad; Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE