Pembukaan Musyda IMM Jateng XVIII

0
643
Penampial Seni Tari dari Stikes Muhammadiyah Kudus saat Pembukaan Musyda IMM Jateng

pwmjateng.com, KUDUS—Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jawa Tengah (DPD IMM Jateng) hari ini (4/11) membuka acara Musyawarah Daerah IMM Jawa Tengah XVIII. Sebanyak 18 cabang IMM se-Jawa Tengah sudah bersiap untuk merumuskan dan memutuskan pilihannya. Kegiatan yang berlangsung di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Kudus ini akan berlangsung hingga hari Ahad dengan agenda-agenda yang telah ditetapkan.

Meirza Mussaqif Ichsan selaku ketua pantia mengatakan jika tema “Visi Kebangsaan untuk Jawa Tengah Berkemajuan” ini sangat penting dalam implementasinya. Karena saat ini kualitas generasi muda semakin berkurang dan hal itu dikhawatirkan jika dibiarkan akan menurunkan moral generasi bangsa. “Dalam hal ini IMM sebagai generasi yang memiliki intelektualitas yang tinggi diharapkan mampu mengaplikasikan apa yang telah menjadi janji ikatan. Selain itu untuk memaksimalkan kinerja IMM saat ini kami juga bergerak dan mengoptimalkan langkah di bidang sosial. Harapannya, agar apa yang telah dilaksanakan IMM itu dapat menyentuh ke masyarakat”, ujar Meirza.

Semangat dari para kader yang menggebu-gebu menjadi isyarat jika para kader di Jawa Tengah memang memiliki gairah yang besar untuk melakukan perubahan. Selain itu, semangat tersebut juga menjadi cambuk tersendiri bagi para kader IMM Jawa Tengah guna berbenah menjadi yang terbaik. Tak hanya itu, seluruh kader juga diharapkan untuk tanggap isu-isu sosial yang ada di lingkungan sekitar dan ikut andil dalam penyelesaiannya. Sehingga gaung IMM selalu terdengar di masyarakat.

Yedi Mulya Permana selaku ketua DPD IMM Jawa Tengah menambahkan jika kesempatan ini menjadi ajang berkumpul dan silaturahim para kader dan juga untuk memperbaiki serta untuk mengoptimalkan kinerja DPD di masa yang akan datang. Selain itu kami dari pihak DPD juga sedang menggalakkan dan mengangkat dakwah secara kultural yang menggabungkan kesenian dalam setiap dakwah. “Sinergi adalah salah satu hal yang saat ini kami harapkan, bukan hanya dari pihak IMM ataupun ortom Muhammadiyah. Namun juga dari seluruh lapisan organisasi islam yang ada di Indonesia. Mari bekerja untuk terus meningkatkan kualitas bangsa. Sehingga tujuan dari bangsa ini untuk menjadi negara yang berkemajuan tercapai. Dan hal itu dapat dimulai dari sini, mari rumuskan hal tersebut.” tutupnya. (drajat/mpi kudus)