Ketua PWM Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sragen

0
1341

PWMJATENG.COM, Sragen – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Ketua PWM Jawa Tengah Drs H Tafsir MAg, melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sragen, Rabu (19 Juli 2017). Pembangunan yang menghabiskan dana Rp 40 miliar ini di rencanakan dibangun 4 lantai dan pembiayaan didapat dari pinjaman Bank Jateng Syariah.

Dengan berdirinya rumah sakit ini diharapkaan mampu memberikan kontribusi kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Sragen.

Selama acara, Bupati didampingi Ketua PDM Kabupaten Sragen Abdullah Affandi, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Sragen.

Dalam kesempatan itu, Ketua PWM Jateng KH Tafsir juga memberikan tausiyah sekaligus motivasi bagi perkembangan PKU Muhammadiyah Sragen. Pembangunan direncanakan akan selesai pada 1 tahun mendatang. Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sragen ini  memiliki fasilitas seperti pelayanan IGD 24 jam, poliklinik anak, poliklinik saraf, poliklinik penyakit paru, poliklinik penyakit bedah, poliklinik rehabilitasi medik, poliklinik ortopedi, poliklinik gigi,  hemodialisa, USG 4 dimensi, fisioterapi, radiologi,  CT scan dan TMS.

Muhammadiyah membangun rumah sakit umum PKU yang sudah tiga puluh tahun dirintis sebelumnya. Sejarah RSU PKU Muhammadiyah begitu menegangkan karena awalnya adalah rumah bersalin (RB) atau balai pengobatan (BP) berlokasi di SMP Muhammadiyah 1 Sragen saat PDM dipimpin ketua KH.Muti’uddin BSc ada inisiatip memindahkan BP itu ke Masaran yang dipilih karena dianggap strategis. Pada perkembangan selanjutnya PDM mampu membeli tanah 4.600 m2 terletak di Krikilan Masaran dan didirikan bangunan atas bantuan dari para anghniya yg dikelola oleh MPKS hingga melewati enam periode kepemimpinan PDM Dan dipimpin oleh lima ketua PDM yaitu KH.Muti’uddin BSc, Drs. KH.Sauman, MPd, Drs. KH. Sutarno, MM. dan KH.Qowam Karim, BA.

Pada periode PDM 2016 – 2021 ada perkembangan signifikan yaitu ditandai kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap RSU PKU ini setelah ijin operasional dikeluarkan oleh bupati Agus Fatkhurrahman tahun 2014.

Management ditata secara profesional dan MPKU PWM Jateng membimbing dengan inten akhirnya RSU PKU Muhammadiyah dapat memulai dengan meluaskan bangunan dengan dana yang sangat ideal.

Sesuai visi awal PKOE yaitu penolong kesengsaraan oemum maka RS ini komitment terus berusaha melayani masyarakat secara umum tanpa membedakan suku ras dan agama. RSU ini didedikasikan untuk mengisi kemerdekaan Indonesia yang telah diperjuangkan para pendiri bangsa Indonesia sehingga demikianlah Muhammadiyah menjaga dan memelihara kebenekaan bangsa Indonesia dalam NKRI. (MPI Sragen)