Kesekretariatan IMM Komisariat Al Fikr UMK Diharapkan Dapat Menambah Semangat Kegiatan

0
501

PWMJATENG.COM, KUDUS – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah komisariat Al Fikr Universitas Muria Kudus (UMK) menyelenggarakan peresmian kesekretariatan IMM Komisariat Al Fikr pada hari Minggu, 16 Juli 2017. Yang berlokasi di Desa Peganjaran Blender RT 01 RW 03 Kecamatan Bae, Kudus.

Dalam peresmian tempat kesekretariatan tersebut, turut dihadiri oleh PDM Kudus, PRM Peganjaran, PC IMM, PK Ar Robbani, PK Adz Dzikr, PK AlFikr, Fokal IMM, dan warga sekitar. Setelah adanya peresmian tempat tersebut tentu ini akan memberikan kemudahan tersendiri bagi kader IMM Al Fikr. Terutama dalam hal intensivitas bersilaturahim, berdiskusi menjadi semakin mudah.

Bermula setelah kurang lebih dua tahun kesekretariatan IMM Komisariat Al Fikr sebelumnya yang akrab disebut Komisariat Sucen sudah harus ditinggalkan oleh kader IMM dikarenakan kondisi bangunan yang cukup tua. Sehingga tidak dapat lagi untuk menjadi tempat naungan oleh kader IMM. Namun atas semangat kader IMM Al Fikr akhirnya mereka membulatkan tekad untuk mencari tempat sebagai kesekretariatan IMM Al Fikr.

Hal ini bertujuan untuk membangkitkan ghirah ber-IMM dan budaya literasi dan semangat diskusi yang mulai surut saat ini. Selain itu, suatu organisai akan berjalan dengan baik apabila ada kegiatan sebagai bentuk realnya dan tempat. Melalui keseketariatan yang berada di tengah-tengah lingkungan masyarakat tersebut, diharapkan akan membawa kemanfatan. Baik bagi kader-kader IMM dalam hal menjalankan organisasi maupun bagi masyarakat setempat.

Dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kudus, Hilal Majdi memberikan pesan akan pentingnya dalam hal keseriusan dalam mencapai suatu tujuan  melalui usaha maupun amal kita jangan sampai terlena dengan hal lain yang tampak luarnya saja yang menarik. Namun, sebenarnya hal tersebut tidak memiliki nilai yang berarti. Sehingga apa yang kita tujukan dapat sampai sebagaimana mestinya.

Dari Immawan dan Immawati sekarang juga tengah berupaya menggalakkan literasi kembali di sana. Jadi, seperti kegiatan berdiskusi, berkreasi, sekedar berkumpul, dan bersosialisasi terhadap antar kader maupun warga sekitar menjadi motivasi baru bagi kader IMM. Apalagi dengan adanya anak-anak sekitar komisariat turut membuat hidup komisariat untuk sekedar bermain maupun belajar dengan immawan dan immawati di sana. (lina)