Dien Syamsuddin Buka Darul Arqom Nasional di UMS

0
305

Surakarta – Menciptakan kader dengan watak cemerlang dirasa penting sebagai kunci sukses organisasi. Terlebih pada era sekarang ini yang berhadapan dengan globalisasi.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan, organisasinya adalah orgnisasi besar. Pada umumnya telah memasuki satu abad ini, organisasi tersebut terus berupaya mencetak kader-kader cemerlang.
“Sudah banyak kader Muhammadiyah yang dicetak dalam satu abad ini. Namun, rupanya tidak cukup dalam satu abad ini menciptakan kader-kader yang berkualitas. Butuh abad-abad selanjutnya:, katanya usai memberikan paparan dalam Darul Arqom Nasional Region II di Pondok Pesantren Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta KH Mansyur, Jum’at (15/4).
Pada acara tersebut, puluhan majelis pendidikan dari seluruh Surakarta dihadirkan Acara bertema “Penguatan Identitas Kader Muhammadiyah”. Kegiatan dilaksanakan dalam menyambut Muktamar Ke – 46 Muhammadiyah yang bertepatan dengan satu abad organisasi Islam tersebut.
Dia menjelaskan, kader yang memiliki karakter dinilai penting untuk tampil dan memiliki peran di tengah masyarakat. Karena itu, perlu pelatihan-pelatihan yang sekiranya berkelanjutan seperti Darul Arqom yang dilakukan secara periodik.
Amanah
“Muhammadiyah juga memiliki sejumlah lembaga otonom yang kuat”, imbuh dia.
Sementara itu, disinggung apakah pihaknya akan mencalonkan diri sebagai Ketua PP Muhammadiyah lagi pada Muktamar yang akan digelar di Universitas Muhammadiyah Yoyakarta awal Juli nanti, dia tidak memberikan kepastian. Pihaknya hanya mengatakan di organisasinya, jabatan adalah amanah dan tidak akan terjadi perebutan seperti di organisasi lain.
Jika mendapat amanah, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengukur diri. Apakah sebagai pribadi mau dan mampu menjalankan kepercayaan tersebut. Kemudian, baru memutuskan untuk menerima atau tidak. “Kalaupun tidak mendapat amanah secara struktural, tetap harus berbuat untuk organisasi”, ungkapnya.