Aziz Subekti: Pentingnya Menguasai Ilmu Pengetahuan

0
659

PWMJATENG.COM, WONOSOBO – Menjadi pribadi yang mencerahkan adalah ciri-ciri warga Muhammadiyah, terbukti sejak berdirinya di tahun 1912, Muhammadiyah menjadi gerakan yang telah jauh kedepan membaca zama dengan mencerahkan umat.

Ahad Pon merupakan hari yang spesial bagi warga Muhammadiyah di Wonosobo, karena berkumpul para pimpinan untuk menerima kajian-kajian yang mencerahkan. Disamping juga akan diinformasikan info terkini perkembangan tentang Muhammadiyah Wonosobo yang disampaikan ketua PDM dan juga sebagai ajang silaturahim pimpinan.

1402-wono-2

Aziz Subekti menyampaikan tausiah

Pengajian yang diadakan di GOR SMA Muhammadiyah ini merupakan moment strategis bagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo. Menurut Ketua PDM Wonosobo, Bambang Wen MM, agenda Ahad (12/2/2017) kemarin, menghadirkan Aziz Subekti. “Bahwa di bulan Maret 2017 PDM Wonosobo juga akan mempunyai beberapa agenda besar yaitu, Muswil PDM se Jawa Tengah yang rencana akan dilaksanakan 11 – 12 Maret 2017. Dalam acara ini juga berencana mengundang Mendikbud untuk meresmikan Boarding School SMA Muhammadiyah dan SMP Muhammadiyah 1 Wonosobo, dan diadakan juga Musyda IPM serta rapat koordinasi Forum Guru Muhammadiyah se Jateng, ” kata Bambang Wen.

Azis Subekti dalam tausiah pengajian bertema “Islam Agama Pengetahuan”, menyampaikan bahwa usia masih muda bukan jaminan jauh dari pengalaman. Hal yang cukup menarik disampaikan adalah bahwa umat islam itu harus lebih memahami Al Qur’an dan peka terhadap kemajuan zaman, seorang muslim itu hendaknya mampu berkompetisi di hiruk pikuknya modernitas ini tanpa meninggalkan identitasnya. Dicontohkan pula tentang pemanfaatan internet yang makin mendunia. “Kita bisa memaksimalkan untuk berdakwah, baik dilakukan melalui media sosial maupun media cetak dan elektronik. Karena dengan media kita bisa lebih luas didalam syiar dakwah dan dengan biaya yang relatif murah dan waktu efesien,” tandasnya.

Dipenghujung kajian disampaikan bahwa beliau siap membantu untuk mendidik warga Muhammadiyah dalam memaksimalkan tekhnologi informasi dan komunikasi sehingga melahirkan generasi yang mampu bersaing di era mendatang. (Nanang)