ASPERINDO Siap Buka Lapangan Kerja Untuk Mahasiswa AIS Muhammadiyah

0
152
Sekretaris Jenderal ASPERINDO Jawa Tengah, Edy Gunawan saat memberi pembekalan mata kuliah logistik untuk Mahasiswa AIS Muhammadiyah Semarang.

PWMJATENG.COM, SEMARANG-Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (ASPERINDO) Jawa Tengah menyatakan siap buka lapangan kerja untuk mahasiswa Akademi Ilmu Statistika (AIS) Muhammadiyah Semarang. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal ASPERINDO Jawa Tengah, Edy Gunawan saat ditemui di sela-sela kegiatan pembekalan mata kuliah logistik untuk Mahasiswa AIS Muhammadiyah pada 7 Februari 2018. Pasalnya, 70 perusahaan jasa pengiriman logistik se Jawa Tengah yang bergabung di ASPERINO Jawa Tengah akan terbuka lebar bagi mahasiswa AIS Muhammadiyah untuk menjadi tenaga kerja profesional.

“Kami butuh tenaga yang pandai mengolah dan menyajikan data untuk industri logistik,” tuturnya.

Edy mengaku bahwa tenaga kerja profesional di industri logistik sangat minim, terutama di Jawa Tengah. Untuk menjawab persoalan itu ia menggandeng AIS Muhammadiyah Semarang dalam membuka kelas mata kuliah logistik.

“Kami akan mendidik mahasiswa AIS Muhammadiyah menjadi ahli logistik,” tandasnya.

Menurut Edy, daya jual beli di Indonesia naik sekitar 130%. Termasuk di dalamnya adalah jual beli online yang kian menanjak. Daya jual beli itu, tambah Edy, secara keseluruhan menggunakan perusahaan  jasa pengiriman.

“Melihat daya jual beli yang meningkat itu artinya masa depan perusahaan pengiriman jasa logistik cerah,” ungkapnya.

Selain itu Edy menambahkan bahwa gaji tenaga kerja di perusahaan jasa pengiriman melebihi gaji pegawai bank. Untuk itu Edy berharap agar peluang kerja di perusahaan jasa pengiriman logistik dapat dimanfaatkan dengan baik.

Sementara itu, Direktur AIS Muhammadiyah Semarang, Dra Wellie Sulistijanti, M,Sc menyambut positif kerjasama AIS Muhammadiyah dan ASPERINDO Jawa Tengah dalam membuka kelas mata kuliah logistik ini. Mata kuliah logistik yang hanya ada di AIS Muhammadiyah ini adalah sinyal baik untuk Mahasiswa AIS Muhammadiyah, terutama dalam merambah dunia kerja. Wellie berharap agar mahasiswa AIS Muhammadiyah bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.

“Mahasiswa AIS Muhammadiyah begitu lulus langsung kerja,” ujarnya saat ditemui di kantornya.

12 mata kuliah logistik yang berbobot 40 SKS akan dimulai pada bulan Maret 2018. Akan berlangsung selama 6 bulan dengan rincian 3 bulan teori dan 3 bulan praktek yang akan disebar di 70 perusahaan jasa pengiriman logistik se Jawa Tengah. (BADRUN).

TINGGALKAN KOMENTAR